kabarfaktual.com – Sebanyak delapan tahanan dilaporkan kabur dari sel tahanan Kepolisian Resor Bangka pada Rabu (8/4/2026) dini hari. Aparat kepolisian langsung mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pengejaran terhadap para tahanan yang melarikan diri.
Kapolres Bangka, Deddy Dwitiya Putra, mengonfirmasi bahwa hingga Rabu sore, dua dari delapan tahanan tersebut telah berhasil diamankan. Satu tahanan menyerahkan diri, sementara satu lainnya ditangkap di wilayah Mentok saat diduga hendak melarikan diri melalui pelabuhan.
“Berdasarkan hasil monitoring, tercatat ada delapan orang yang melarikan diri. Saat ini, satu orang telah menyerahkan diri dan satu orang lainnya berhasil kami tangkap di wilayah Mentok,” ujar Deddy kepada awak media.
Penangkapan di Mentok sempat diwarnai aksi pengejaran. Tahanan tersebut berusaha bersembunyi di area semak-semak, namun berhasil diamankan berkat kesigapan petugas di lapangan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan satu batang teralis sel yang telah putus akibat digergaji. Pihak kepolisian kini tengah mendalami asal-usul alat yang digunakan para tahanan untuk melarikan diri.
“Dugaan sementara, gergaji tersebut diselundupkan melalui barang bawaan saat proses pembesukan oleh pihak keluarga. Namun, hal ini masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Deddy.
Selain melakukan pengejaran terhadap enam tahanan yang masih buron, pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia juga melakukan evaluasi internal. Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri saat ini tengah memeriksa anggota yang bertugas piket pada malam kejadian untuk memastikan ada atau tidaknya kelalaian prosedur.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Bangka melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan ruang tahanan. Upaya tersebut meliputi penguatan konstruksi teralis besi serta penambahan personel jaga di sejumlah titik rawan.
Saat ini, tim gabungan dari Polres Bangka dan Polda Kepulauan Bangka Belitung terus menyisir berbagai lokasi guna menemukan enam tahanan lainnya. Identitas para buron juga telah disebarkan ke seluruh jajaran kepolisian di wilayah tersebut.
Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat untuk berperan aktif membantu pencarian. “Kami meminta bantuan masyarakat agar segera melapor kepada petugas terdekat jika melihat atau mengetahui keberadaan para tahanan tersebut,” kata Deddy.
Tinggalkan Balasan