kabarfaktual.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali membuka program beasiswa bagi santri yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Maroko pada tahun akademik 2026–2027.

Program beasiswa ini merupakan hasil kerja sama antara PBNU dengan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Islam Kerajaan Maroko di bidang pendidikan. Pendaftaran dibuka secara online dan gratis mulai 23 Januari hingga 30 Januari 2026 melalui laman resmi beasiswa.nu.or.id.

Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU, KH Hodri Ariev, mengatakan program ini merupakan agenda rutin RMI PBNU dalam rangka menyiapkan kader santri NU agar mampu berkiprah di tingkat internasional tanpa meninggalkan tradisi keilmuan pesantren.

“Program ini adalah program rutin dari RMI PBNU untuk mengantarkan kader santri NU ke dunia global, tapi tetap memegang prinsip sebagai santri, khidmat kepada ulama dan kitab-kitab turats. Proses seleksi murni, tidak ada titipan. Semua santri yang memenuhi syarat berhak mengikuti,” ujarnya, dikutip dari NU Online, Senin (26/1/2026).

Sementara itu, Penanggung Jawab Program Beasiswa PBNU–Maroko 2026, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa beasiswa ini hanya dapat diikuti oleh santri yang telah gap year. Hal tersebut dikarenakan seluruh berkas pendaftaran harus sudah masuk pada bulan Maret 2026.

“Untuk persyaratan secara umum tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, tempat tinggal, uang makan, serta uang saku bulanan.

Tahapan Seleksi

Peserta yang lolos seleksi administrasi wajib mengikuti tahapan berikut:

  1. Seleksi wawancara: 11 Februari 2026

  2. Pengumuman kelulusan wawancara: 20 Februari 2026

Peserta yang dinyatakan lulus wawancara akan mengikuti program inkubasi sebagai persiapan menghadapi ujian Muqobalah oleh Wizarotul Awqaf. Jadwal inkubasi akan diumumkan kemudian.

Daftar Kampus Tujuan

Beberapa perguruan tinggi di Maroko yang ditawarkan pada program beasiswa 2026–2027 antara lain:

  • Universitas Fatimah al-Fihriyah (Fes)

  • Universitas Al-Qadi al-Faqih Abdalla ben Said Al-Oujdi (Oujda)

  • Universitas Imam Nafi (Tangier)

  • Universitas Daarul Qur’an Imam Malik (Tetouan)

  • Institut Al Hasan Al Yusiy (Sefrou)

  • Universitas Al Faqih Ar Rohwuni (Kenitra)

Syarat Pendaftaran

  1. Pendaftaran dilakukan oleh pondok pesantren

  2. Ijazah Diniyah Ulya/Muadalah/MA Keagamaan/sederajat (usia ijazah maksimal 3 tahun)

  3. Usia 18–25 tahun per 1 Maret 2026

  4. Memiliki syahadah hafalan Al-Qur’an 30 juz

  5. Surat rekomendasi PCNU atau RMI kota asal pesantren

  6. Surat rekomendasi dari pengasuh pesantren

  7. Menandatangani surat kesediaan mengabdi kepada NU setelah lulus

  8. Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi

Dokumen yang Dibutuhkan

  • Formulir pendaftaran

  • Ijazah Diniyah Ulya/Muadalah Ulya/MA Keagamaan/sederajat

  • Syahadah hafalan Al-Qur’an 30 juz

  • Syahadah hifdzil mutun (opsional)

  • Pas foto berwarna 4×6 terbaru

  • Surat rekomendasi pengasuh pesantren

  • Surat rekomendasi PCNU

  • Surat pernyataan

Untuk informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi narahubung 0852-8045-1421.