Kepala Dinas Pertanian dan tanaman Pangan Kabupaten Bulukumba Muh. Thaiyeb Maningkasi yang turut menjadi narasumber mengungkapkan bahwa Kabupaten Bulukumba saat ini juga turut dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan khususnya padi.
“Ada tiga tantangan penyebab darurat pangan di Bulukumba seperti iklim dan cuaca, alih fungsi lahan serta peningkatan populasi penduduk yang terus bertambah” ungkap Thaiyeb.
Sehingga Bulukumba selain ikut terlibat dalam program pompanisasi, juga mengandalkan beberapa program seperti memaksimalkan pupuk bersubsidi, memberikan bantuan sarana prasarana, permodalan, pengembangan varietas unggul, pengembangan SDM dan teknologi Pertanian.
Kaharuddin yang juga Dosen Polbangtan gowa turut memberikan sebuah Solusi terhadap Upaya peningkatan produksi tanaman pangan khususnya padi.
“Dibutuhkan Tindakan adaptasi mitigasi perubahan iklim, sebab budidaya padi merupakan sumber Gas Rumah Kaca (GRK) besar seperti CO2, CH4 dan N2O, sehingga tanaman padi selain contributor sekaligus penerima dampak” jelas Kahar.
1 Komentar