Bima Minta, TIM Percepat Proses Kajian Pembekuan IMB Masjid

KF – Kota Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya meminta tim untuk mempercepat terkait kajian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Masjid Imam Ahmad bin Hanbal.

“Pembekuan IMB semua kita kembalikan ke perda dan perwali dimana terdapat tahapan-tahapan, dan tahapan diminta dipercepat,” ujar Bima seusai rapat Paripurna di gedung DPRD Kota Bogor, Kamis 7 September 2017.

Ia juga mengaku bahwa pihaknya sudah membentuk tim yang terdiri dari DPMPTSP dan Kecamatan. Bahkan sudah dilakukan komunikasi baik dengan pemegang izin maupun warga.

“Saya minta dipercepat saja, prosesnya jangan lama-lama, yang penting semua tahapan-tahapan dilalui,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum dan HAM Pemkot Bogor, Novy Hasby Munawar mengatakan, bahwa pemerintah disini harus cover bothside selain mengundang pihak Masjid Hambal juga akan mengundang pihak yang menolak untuk memberikan klarifikasi terhadap pernyataan keberatannya.

“Untuk pemanggilan sendiri itu tergantung dari Pak Sekda selaku ketua tim,” kata Novy.

Dijelaskannya, tahapan sesuai perwali, harus jelas dua indikasinya, ada pelanggaran administratif dan teknis nyata-nyata yang meresahkan masyarakat.

Tentunya lanjut dia, ini juga harus dilihat secara objektif, istilahnya meresahkan ini abstrak tidak bisa diukur sehingga harus ada penguatan dari TNI dan Polri.

“Kita juga harus hati-hati melihat ini secara objektif, bagaimana kemudian unsur keresahan itu terbukti,” tegasnya.

Masih kata dia, setelah itu akan diproses pembentukan tim untuk mengarah membekukan IMB, nanti didalamnya dilakukan klarifikasi-klarifikasi.

Bahkan pihaknya ingin sampai kepada mediasi kembali seperti dahulu bersama FKUB, MUI, Kementerian Agama, dalam hal ini dilakukan sebelumnya.

“Setelah diberlakukan pembekuan pun, sambung dia, dalam waktu 3 sampai 6 bulan dilakukan perbaikan seperti jika ada kesalahan dalam administratif diperbaiki sebelum menentukan pencabutan IMB,” tandasnya. (AG)

 

editor: Agung P

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.