BNN Kabupaten Bogor Gelar Bimtek Bahaya Narkoba

Kabupaten Bogor – KabarFaktual

Tidak dapat dipungkiri jika Tempat Hiburan Malam (THM) dijadikan ajang penyebaran narkoba. Untuk mengantisipasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor  memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada beberapa pelaku Usaha THM yang berada di wilayah Bogor Raya.

 

Terselenggarnya bimtek ini adalah salah satu langkah BNN Kabupaten Bogor melakukan pencegahan dengan semakin meluasnya peredaran narkoba tersebut. Hal ini diterangkan oleh Kasie Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Bogor, Rika Indriati setelah meberikan penyuluhan di Hotel M One, Selasa (19/09/17) sore.

 

“Kita tidak bisa memungkiri jika THM ini sudah begitu akrab dengan narkoba. Dan inilah yang coba kami rubah paradigma masyarakat, dengan memberikan bimtek ini kepada seluruh pengusaha THM yang ada di Bogor,” kata Rika.

 

Menurut Rika, seharusnya sosialisasi bimtek ini lebih diarahkan kepada para pekerja hiburan malam khususnya pemandu lagu, yang bersentuhan langsung dengan tamu atau pengunjung.

 

“Mereka (pemandu lagu) ini kan pekerjaannya sudah jelas, yakni untuk menemani tamu yang berkunjung. Dan mereka ini juga yang menjadi sasaran empuk bagi para pengedar narkoba, karena kita juga tidak tahu apakah tamu itu pengedar atau bukan,” tutur Rika.

 

Selain menginginkan agar para PL ini bisa memproteksi diri dari bahaya narkoba. Rika pun menjelaskan, bahwa BNN juga menginginkan pihak pengelola THM bisa memberikan instruksi kepada seluruh karyawannya, supaya bisa meminimalisir peredaran narkoba ditempat usaha mereka.

 

“Kami tidak bisa bekerja sendirian dalam meredam peredaran narkoba ini, dan itu harus bisa dijalankan juga oleh pihak pengelola thm itu sendiri. Caranya seperti dengan menempelkan slogan anti narkoba di tempat mereka, sehingga membuat pengedar ataupun pengguna berfikir dua kali untuk menggunakan di dalam THM,” pintanya.

 

Sementara itu, Humas M One Hotel and Entertaint Agus Sudrajat menyambut baik bimtek yang dilakukan oleh pihak BNNK Bogor. Agus berpendapat, pengusaha THM juga akan berusaha bekerjasama dengan BNN dalam memutus mata rantai peredaran zat adiktif tersebut.

 

“Kami cukup menyambut baik apa yang dilakukan oleh BNN ini. Dan saat ini, kami juga sudah melakukan upaya antisipasi beredarnya narkoba di ruang lingkup pekerjaan kami ini,” ujarnya. (Rie)

 

 

Editor: Gung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.