BPJSKes Terus Optimalkan Pelayanan Jamkes di Tengah Pandemi Covid-19

KabarFaktual.com – Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kesehatan (BPJSKes) terus mengoptimalkan pelayanan jaminan kesehatan (Jamkes) terhadap masyarakat Indonesia khususnya meski ditengah pandemi Covid-19.

 

Hal itu seperti disampaikan, Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJSKes, Andayani Budi Lestari saat di pelaksanaan media workshop dan anugerah lomba karya jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2020 yang bertemakan “Jaminan Kesehatan Nasional dan Adaptasi Kebiasaan Baru” yang diselenggarakan pada 22-23 Oktober 2020 secara virtual.

 

“Untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)per 1 Oktober 2020 asa sebanyaj 223.059.270 jiwa,” kata Andayani saat memaparkan melalui zoom meeting, di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

 

Ia melanjutkan, untuk indeks kepuasan peserta dari total ratusan juta itu ditahun 2018 sudah mencapai 86,2%, sementara di tahun 2019 lalu indeks total meningkat menjadi 89,7% atau meningkat sebanyak 3,5 persen.

 

Menurut Andayani, selama virus corona atau covid-19 menyerang negeri membuat “It Will Never Be The Same Again” (Ini tidak akan pernah sama lagi, red) yang menyebar tanpa henti di dunia, dan hal itu telah menunjukkan VUCA (Volatility-Uncertainty-Vomplexity-Ambiguity) atau disebut kompleksitas, ketidakpastian, yang tidak pasti yang nyata.

 

Ia melanjutkan, kondisi Vuca di era pandemi terhadap program JKN-KIS dimana untuk Volatility memicu pertumbuhan ekonomi, peningkatan PHK/Penonaktifan peserta, dan perubahan perilaku masyarakat. Untuk Uncertainty sendiri Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari PSBB masa transisi hingga penemuan vaksin, adapun complexity yang berdampak adanya pengesahan Omnibus Law maupun terjadi disruptif digital.

 

“Serta ambiguity membuat daya beli masyarakat turun, pemulihan sektor industri dan jasa pasca pandemi, tutupnya.

 

 

 

 

 

 

(Sah/Eft)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.