Disperindag Kota Bogor Temukan Rumah Makan Gunakan Elpiji Bersubsidi

KOTA BOGOR, (KF) – Sebanyak lima rumah makan di kawasan Tajur, Kota Bogor, Selasa (5/9/17), kedapatan menggunakan tabung gas elpiji subsidi 3 kg dalam mengolah masakannya. Mereka telah melakukan pelanggaran lantaran menggunakan tabung gas elpiji subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

 

Temuan itu terungkap saat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah makan di kawasan Tajur. Sidak tersebut dipimpin langsung Kepala Disperindag Achsin Prasetyo.

 

Dijelaskan Achsin, bahwa kegiatan tersebut merupakan pengawasan rutin sebagai bentuk pembinaan kepada masyarakat, terutama pengusaha yang kerap masih membandel menggunakan tabung gas elpiji subsidi 3 kg.

 

“Seperti kita tahu, gas elpiji 3 kg itu khusus diperuntukkan bagi warga yang kurang mampu apalagi harga gas tersebut disubsidi oleh pemerintah. Sehingga kita melakukan pengawasan kepada para pelaku-pelaku usaha ini, karena mereka disinyalir sering menggunakan tabung gas elpiji 3 kg,” papar Achsin.

 

Dari hasil pengawasan itu, tuturnya, ditemukan sebanyak 16 tabung gas elpiji subsidi ukuran 3 kg dan langsung disita petugas. Kemudian tabung-tabung gas tersebut diganti Disperindag dengan tabung gas non subsidi ukuran 5,5 kg.

 

“Untuk sementara ini masih dalam tahap pembinaan. Untuk penindakan atau sanksi tegas ada waktunya tersendiri. Ini kalau nantinya ditemukan kembali pelanggaran oleh para pengusaha rumah makan itu,” tegasnya.

 

Selain Achsin, sidak kali ini diikuti pula Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Komoditi H. A. Tedy S, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Mangahit Sinaga dan satu lainnya, sejumlah staf Disperindag serta seorang perwakilan dari Hiswana Migas Kota Bogor Cecep Fajar H. (Rie)

 

 

Editor: Gunk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.