DPP GERHANA akan Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di Jambi

JAMBI, (KF) – Dalam rangka memeriahkan hari anti narkotika internasional tahun 2017, DPP GERHANA (gerakan hapus narkoba) yang saat ini berkantor di Jambi turut berperan serta dalam membantu program pemerintah melalui Badan narkotika nasional (BNN) yang sebagai leading sector dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika untuk membuat sebuah kegiatan sosialisasi yang akan dilaksanakan pada hari, Rabu (30/8/2017) pukul 08.30 s/d 13.00 WIB. Bertempat  di gedung olah raga Jambi (GOR Jambi) dengan nara sumber dari BNN provinsi Jambi dengan tema “Sosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda indonesia sebagai penerus kehidupan bangsa.”

Acara tersebut rencananya akan diikuti dari kalangan pelajar dan anak-anak panti asuhan di kota Jambi.

Sementara itu, ketua umum DPP GERHANA, Nurhadi SH. Saat di wawancara kabarfaktual.com, menyampaikan bahwa dibentuknya LSM GERHANA berdasarkan UU NO 35 tahun 2009, dengan dasar hukum di bentuknya BNN. Kegiatan yang akan dilaksanakan LSM GERHANA semua program kerja BNN kecuali penindakan (penyelidikan, lidik dan sidik). Domain program kerja GERHANA, yaitu penyuluhan dengan bentuk sosialisasi atau seminar.

“Dibentuknya LSM GERHANA berdasarkan UU NO 35 tahun 2009. Program kerja kami sesuai dengan program kerja BNN. Kecuali penindakan kami tidak bisa karena itu wewenang BNN. Untuk program kerja yaitu penyuluhan dan seminar,” sebut Nurhadi kepada kabarfaktual.com, Rabu (23/8/17).

Nurhadi menambahkan, keprihatinan yang terjadi saat ini 50 s/d 60 meninggal dunia setiap hari gara-gara narkoba. Presiden indonesia menyatakan indonesia darurat NARKOBA karena ada 2 juta jiwa yang ketergantungan narkoba dan tidak bisa disembuhkan lagi. “Hal ini sangat memprihatinkan sekali kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, ayo stop narkoba sekarang juga,” tambahnya.

Ketua DPP GERHANA berharap, kedepan mulai hari ini mari kita sama-sama menyatakan perang terhadap narkoba. Kalau kita semua terketuk hati, insyaallah Indonesia bisa bebas narkoba karena ini sudah merupakan darurat narkoba. Kembali saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen baik secara MOU maupun secara hati nurani kita pribadi dan masing-masing secara tulus dan ikhlas kita jauhi dan perangi narkoba demi kelangsungan bangsa dan negara yang bebas dari narkoba, Tutupnya. (Arpandi)

 

 

Editor: Gunk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.