Duit ADD Pantai Mekar Bekasi, Diduga Ditilep Kades

Dahlan, kepala desa Pantai Mekar, kecamatan Muara Gembong, kabupaten Bekasi

 

KABARFAKTUAL.COM – Melihat kondisi infrastruktur desa secara faktual belum adanya perubahan yang signifikan, Organisasi Kemasyarakatan (LSM-red) menduga Anggaran Dana Desa (ADD) Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, diduga dikorupsi oleh Kepala Desa.

 

Seperti halnya yang diutarakan Ketua DPC Lembaga Aliansi Indonesia, menurutnya, anggaran yang diterima oleh Desa Pantai Mekar setiap tahunnya cukup besar, tetapi tidak ada perubahan yang berarti, baik dari infrasturktur maupun yang Pelayanan.

 

“Bukan saja kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kepala desa yang mengakibatkan lemahnya administrasi desa, akan tetapi kualitas SDM seorang Kepala Desa juga yang memicu terjadinya dugaan tindak pidana korupsi. Apalagi tingkat pengawasan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, dan leading sektor lainnya tidak maksimal, “ujar pria yang akrab di sapa Udin.

 

Kalau kita melihat Tentang Penerimaan Desa dari Bagi Hasil Pajak, Retribusi dan Alokasi Dana Desa setiap tahunnya, desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong menerima anggaran kurang lebih berjumlah Rp 3,315,802,000 milyar pertahun.

 

“Ironis sekali pembangunan infrastruktur desa seperti jalan menuju pemukiman warga nyatanya masih banyak yang becek dan badan jalannya tanah. Padahal anggaran desa yang diserap mencapai milyaran rupiah di setiap tahunnya. Dengan kejadian ini kami patut menduga Dahlan Kepala Desa Pantai Mekar melakukan tindak pidana Korupsi, “jelasnya dengan penuh tanda tanya.

 

Dirinya menambahkan, terjadinya dugaan tindak pidana korupsi di desa karena aspek pengawasan dari instansi terkait terbilang masih lemah. Sehingga, hal itu memberi peluang kepala desa sebagai pengguna anggaran untuk melakukan penyelewengan. Salah satu pembangunan infrastruktur yang belum terselesaikan hingga saat ini adalah, Pembangunan Jalan Kampung Biyombong. RT 01/05 Desa Pantai Mekar, yang harus dikerjakan kurang Lebih Panjang 200 meter dan Lebar 1,5 meter, dianggaran pada tahun 2018 lalu, dan masih belum terselesaikan.

 

“Untuk desa Pantai Mekar, sudah terkumpul bukti-bukti yang cukup, sehingga dalam waktu dekat ini akan segera kami tindaklanjuti ke para pihak terkait, tentunya yang berwenang, agar dapat diproses secara hukum,” pungkasnya. (Acep)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : EFT

One thought on “Duit ADD Pantai Mekar Bekasi, Diduga Ditilep Kades

  1. Saya warga desa pantai mekar dan saya warga yang tidak berkerja didesa, dan saya juga yang ada di dalam berita ini saya yang diberi nama alias UDIN dalam berita ini.
    Maaf berita ini sudah keluar pada bulan dan tahun yang lalu, jadi menurut saya ini hanya berita hoaxs, saya sebagai masyarakat desa pantai mekar yang dalam hal ini nama saya dimuat diberita ini merasa tudak tahu apa – apa tentang ini ternyata ada nama saya dalam berita ini.
    Saya atas nama warga desa pantai mekar turut bangga dengan kepemimpinan bapak DAHLAN karena beliau didesa kami yang selama ini belum pernah diadakan kerja bakti, sekarang setiap hari sabtu aparatur desa pantai mekar dari lapisan bawah mengikuti kerja bakti di jalan kampung dan gang – gang kampung dan banyak yang lainnya.
    Terima kasih…
    Syarifudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.