Gemakan Kebhinekaan, PGN Jatim Makoda Mojokerto Gelar Ngaji Pancasila

 

KabarFaktual.com – Gemakan Kebhinnekaan dan Persatuan Indonesia, Ormas kemasyarakatan lintas agama, lintas suku bangsa dan lintas budaya Patriot Garuda Nusantara (PGN) Jawa Timur (Jatim) Makoda Kabupaten Mojokerto kembali menggelar helatan Ngaji Pancasila Nderes Pancasila, di Yayasan Tlasih Delapan Tujuh, Kecamatan Puri, Mojokerto, Jawa Timur.

 

Acara hari ini juga dihadiri oleh Panglima/Pimpinan PGN jawa timur Abah Drs Akhmad Baidhowi MTS beserta jajaran pengurus PGN Jatim

 

Panglima/Pimpinan PGN Kabupaten Mojokerto Abdurrahman atau yang biasa disebut Ki Wiro Kadek mengatakan, hari ini PGN Kabupaten Mojokerto bisa menggelar Ngaji Pancasila “Nderes Pancasila Gemakan Kebhinnekaan dan Persatuan Indonesia” seperti makoda makoda PGN lainya yang ada di jawa timur, khusus di makoda PGN Mojokerto ini.

 

“Alhamdulillah hari ini kami padukan dengan Ruwat Nagari yaitu ikhtiar doa bersama ala budaya sebagai munajat kepada Tuhan Yang Maha Esa agar negara ini selalu diberikan keberkahan, kemakmuran, kedamaian, dan agar wabah pandemi covid-19 Ini cepat hilang dari bumi,” ujar Abdurahman.

“Giat lain, ada kirab bendera merah putih raksasa sepanjang 150 meter yang dikarak berkeliling kampung, dan doa bersama lintas agama dan tak hanya dari Mojokerto, acara hari ini juga dihadiri oleh anggota PGN dan masyarakat dari luar Mojokerto dan Jawa Timur,” sambungnya.

 

Ia menambahkan, selaku Pimpinan PGN Kabupaten Mojokerto dirinya hanya melaksanakan instruksi dari PGN Jawa Timur untuk segera melaksanakan kegiatan Ngaji Pancasila yang merupakan program kegiatan yang dirintis oleh Gus Waluyo Wasis Nugroho (Sekretaris PGN jawa timur) dan Abah Baidhowi (Panglima PGN jawa timur).

 

“Kami hanya melaksanakan Instruksi dari PGN Jatim yang kemudian kami padukan dengan khotmil Alqur’an sejak tadi pagi, Ruwat Nagari, kirab bendera merah putih raksasa, dan doa bersama lintas agama secara bergantian, Tutup Ki Wiro Kadek/Abdurrahman,” ungkapnya.

 

Sementara itu, AR waluyo wasis nugroho (Gus Wal) Sekretaris PGN jawa timur mengatakan bahwa Apa yang dilakukan Oleh Ki Wiro Kadek/Abdurrahman dan segenap PGN Kabupaten Mojokerto bisa menjadi teladan bagi khalayak umum, kirab bendera merah putih 150 meter yang dijahit sendiri oleh anak anak PGN Kabupaten Mojokerto adalah Pesan kepada seluruh anak bangsa dimanapun berada, bahwa hanya merah putih yang layak dan boleh berkibar diatas tanah Indonesia.

 

“Diatas Tanah Ibu pertiwi, jangan lagi ada bendera hitam ataupun bendera HTI Khilafah berkibar di Indonesia dari sabang sampai merauke, untuk itu mari kita bersama sama jaga kampung dan desa dari bahaya laten khilafah komunis intoleransi radikalisme terorisme, agar masa depan anak cucu kita kelak tidak suram, bangsa kita selamat, aman makmur damai, pancasila tetap lestari nan abadi, dan budaya kita tetap terjaga,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

Fer | Rfr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.