GERAM Geruduk Kemendes PDTT, Desak Eko Putro Sandjojo di Resuffle

Foto kantor kemendes PDTT

Jakarta – Kabar Faktual

Aliansi yang tergabung Gerakan Masyarakat (GERAM), Siang tadi Jumat (3/11/17) berunjuk rasa di depan halaman kantor Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (kemendes PDTT) di jalan Abdul Muis, No.7, Jakarta Pusat.

 

Dalam orasinya, ketua umum gerakan masyarakat Hasyemi Faqihudin mengatakan, bahwa ketidaktepatan pelaksanaan UU No 6/2014 tentang desa berdampak pada penyalahgunaan kewenangan, laporan fiktif dan anggaran dana desa yang sangat fantastis.

 

“Siang ini, dalam rangka mempertanyakan kinerja Menteri Desa PDTT yang tidak progresif dan lemahnya pengawasan serta pembiaran. Maka kami akan menghantarkan surat kepada presiden Jokowi agar Eko Putro Sanjdojo di resuffle karna kami menilai kapasitasnya tidak becus,” Pintanya.

 

Selain itu hasyemi juga menyesali langkah adanya pendamping desa yang dinilai tidak tepat sasaran dan hanya menghabiskan anggaran negara.

 

“Kita mendesak dan menuntut agar pendamping desa di non aktifkan. Sebab apabila pendamping desa terus ada, maka sama sekali tidak ada fungsi dalam mengawasi dana desa, lebih baik kenapa tidak densus tipikor disahkan?” Tandasnya.

 

Selain itu masa aksi dari flores, antonius vansten pun menyesali kemendes PDTT tidak pernah merata dalam pembangunan di indonesia timur. Ia mendesak agar daerah tertinggal lebih diperhatikan.

 

“Yang dijakarta tidak tau, beberapa kampung kami disana masih belum ada listrik, bahkan infrastruktur masih jauh dari kata maju,” tegasnya.

 

Terpisah, humas kemendes PDTT Erick meminta agar masa aksi dapat menemui dirjen kemendes di Kalibata, karena persoalan ini harus diselesaikan bersama.

 

“Seharusnya aksinya di kantor Kalibata, karena menetri dan dirjen ada disana. Dan bisa langsung bertemu. Di era presiden Jokowi kantor dirjen dan menteri ada disana soalnya,” tukasnya. (EFT/G/H)

 

 

 

 

Editor: Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.