Ini Penjelasan Pihak Lapas Terkait Napi yang Jadi Pemasok Sabu ke Artis Nunung

 

KABARFAKTUAL.COM – Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bogor, Tomi Elyus mengatakan bahwa tersangka E mendapatkan bantuan dari pihak keluarga menyelundupkan ponsel melalui bungkusan gula yang dikirimkan saat menjenguk tersangka E dalam lapas.

 

“(Ponsel) itu disembunyikan dalam tumpukan gula. Gulanya dari keluarga,” kata Tomi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/19).

 

Tomi mengatakan, pihaknya tak dapat mengawasi aktivitas seluruh narapidana di Lapas Kelas IIA Bogor yang telah melebihi kapasitas. “Kita enggak bisa membendung teknologi. Lapas Bogor adalah lapas medium yang sudah over kapasitas. Harusnya menampung 300 narapidana, tapi saat ini ada sekitar 900 narapidana,” jelas Tomi.

 

Sebelumnya diketahui, tersangka E merupakan pemasok narkoba untuk komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung yang ditangkap di Lapas Kelas IIA Bogor, Minggu (21/7/19). Pelaku merupakan narapidana kasus penyalahgunaan narkotika.

 

Tersangka E melakukan transaksi penjualan narkotika jenis sabu dengan tersangka HM alias TB yang menggunakan ponsel dari dalam penjara. Nunung beserta suaminya (JJ) ditangkap polisi atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu di rumah mereka di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat pekan lalu.

 

Keduanya ditangkap setelah melakukan transaksi sabu-sabu dengan tersangka HM alias TB. Polisi selanjutnya mengamankan sejumlah barang bukti yang di antaranya satu klip sabu seberat 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu, 3 buah sedotan plastik untuk menggunakan sabu.

 

Kemudian, sebuah sedotan plastik, sendok sabu dan satu botol larutan cap kaki tiga untuk bong memakai sabu. Nunung, suaminya (JJ) dan HM alias TB kini ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.

 

Mereka dijerat Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ncaman hukumannya di atas lima tahun penjara. (Ars/pmj)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Pik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.