Mentan juga menekankan bahwa penyuluh harus benar-benar dekat dan menjadi pendamping petani yang mampu mengantarkan dan mengawal kebijakan pemerintah dalam pembangunan pertanian sampai tingkat petani.

“Mulai dari penyaluran pupuk, memastikan penggunaan benih yang bermutu, penyaluran sarana dan prasarana produksi yang lain, pemanfaatan asuransi pertanian sehingga dapat mendorong peningkatan produksi dan produktivitas pertanian”, tegasnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi yang menghadiri acara Jambore Makmur di Purwakarta, Minggu (11/11/2023) mengatakan bahwa saat ini kita dalam kondisi yang tidak biasa-biasa saja. Hal ini akibat dari dampak Covid 19, El Nino yang masih melanda, perang Rusia dan Ukraina dan krisis pangan menjadi ancaman di beberapa negara.

Solusi untuk mengantisipasi krisis pangan adalah kita genjot produktivitas dan produksi padi dan jagung, ujar Kabadan Dedi.

Karena El Nino masih melanda, maka musim hujan mundur hingga tiga dasarian. Hal ini menyebabkan musim tanam, musim panen juga ikut mundur, tetapi urusan perut tidak bisa mundur sehari pun apalagi sebulan. Karena pangan tidak boleh bersoal, tandasnya.