Jasa Marga Butuh Tambahan 385 Mesin GTO

foto ilustrasi gerbang tol

Ekonomi | KabarFaktual

Seluruh kendaraan yang masuk ke jalan tol sudah harus menggunakan uang elektronik dalam melakukan pembayaran pada tanggal 31 Oktober 2017 mendatang. Termasuk untuk kendaraan golongan besar mulai dari truk dengan dua gandar hingga lima gandar (golongan II-V).

 

Seperti diketahui, kendaraan dengan ukuran besar ini umumnya sulit untuk menempelkan kartu pada mesin reader yang disediakan pada gerbang tol lantaran posisi bangkunya yang tinggi. Untuk memfasilitasi hal tersebut, PT Jasa Marga (Persero) Tbk membutuhkan tambahan mesin pembaca kartu atau reader multi kartu yang berukuran tinggi.

 

Direktur Operasional II Jasa Marga Subekti Syukur mengatakan, penyediaan mesin tersebut difasilitasi oleh perbankan sebanyak 385 mesin pembaca (GTO) .

 

“Kita perlu ada tambahan 385 reader lagi untuk memfasilitasi kendaraan golongan dua ke atas,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Senin (11/9/17).

 

Namun demikian, dia mengaku pihaknya masih menunggu realisasi dari perbankan dalam hal ini Bank Mandiri dalam pengadaannya. Tapi guna menjamin kelancaran transaksi di gerbang tol, Jasa Marga akan menyiapkan petugas yang membantu proses tapping kartu di mesin reader.

 

“Kalau itu bank bisa menuhin, itu bisa dipasang di luar. Kalau itu enggak dipenuhi, terpaksa kita sementara ini pakai bantuan orang dulu,” tukasnya. (Red)

 

 

Editor: Gung

Sumber: Detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.