Kapolda Jabar Apresiasi Langkah Kota Bogor Dalam Penegakan Protokol Kesehatan

KabarFaktual.com – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriadi memimpin inspeksi mendadak (sidak) gabungan pelaksanaan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) di Kota Bogor, Jumat (25/9/2020).

 

Dalam sidak tersebut, Kapolda didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser, Dandim 0606 Kota Bogor Kolonel Inf. Robby Bulan dan Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustian Syah.

 

Ia langsung meninjau pelaksanaan protokol kesehatan di beberapa titik, diantaranya di Jalan Pajajaran, tepatnya di Balai Binarum, kemudian berpindah ke sekitaran Polsek Bogor Timur dan sidak berlanjut di Pasar Bogor, jalan Suryakencana.

 

“Kemarin Kota Bogor sempat masuk Zona Merah tapi sekarang sudah berubah lagi, saya melihat dan saya apresiasi langkah yang diambil Kota Bogor. Operasi Yustisi ini akan terus kita jalankan dan kita tegakkan,” kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriadi.

 

Dengan penegakan Operasi Yustisi ini kata dia, ekonomi bisa berjalan dan protokol kesehatannya dijaga. Pelanggaran protokol kesehatan yang dominan adalah masih adanya warga yang enggan memakai masker ketika beraktivitas di luar.

 

“Jika diawasi baru pakai masker, namun ketika lepas pengawasan sok pararoho (suka lupa). Jadi warga harus selalu diingatkan, kesehatan ini bukan hanya untuk dia dan bahwa dia menularkan sama saja seperti membunuh orang. Itu saja yang harus diingatkan,” tegas Kapolda.

 

Kepada semua pihak ia juga mengingatkan harus tetap menjaga dirinya masing-masing dan keluarganya dengan terus menerapkan protokol kesehatan secara benar guna memutus penularan Covid-19.

 

Sebelum memimpin pelaksanaan Operasi Yustisi, Kapolda Jawa Barat melaksanakan pertemuan dengan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Kapolresta Bogor di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat.

 

Kepada Dedie A. Rachim, Kapolda Jawa Barat menyampaikan apresiasi atas langkah yang diambil Pemkot Bogor terkait status Zona Merah beberapa hari lalu sehingga menjadi zona oranye.

 

Menurutnya langkah yang diambil Kota Bogor, luar biasa dan diharapkan bisa tetap mempertahankannya dan tetap berikhtiar menurunkan secara perlahan ke zona yang lebih aman.

 

 

 

 

 

 

 

Fer | Rfr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.