KORPRI Kota Bogor Berikan 740 Paket Sembako

KabarFaktual.com – KORPRI Kota Bogor memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat dan anggotanya yang terdampak Covid-19.

 

Penyerahan secara simbolis dilakukan Wali Kota Bogor, Bima Arya di Kantor Kecamatan Bogor Barat, Jumat (22/05/2020).

 

Total bantuan paket sembako yang diserahkan KORPRI Kota Bogor sebanyak 740 paket yang di sebar di enam kecamatan dengan rincian, Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Bogor Selatan masing-masing 170 paket,

 

Kecamatan Bogor Tengah 120 paket, Kecamatan Bogor Timur 70 paket, Kecamatan Bogor Utara 90 paket dan Kecamatan Tanah Sareal 120 paket.

 

Masing-masing kelurahan dan kecamatan diberikan 10 paket sembako yang diperuntukan bagi anggota KORPRI Kota Bogor golongan I dan II yang telah membantu dan mendata masyarakat terdampak Covid -19.

 

“Untuk KORPRI Kota Bogor saya sampaikan terima kasih atas kepedulian dan perhatiannya, karena di kondisi ini harus saling saling membantu, mendoakan dan menguatkan,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya yang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Lurah Bubulak dan Lurah Situ Gede didampingi Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat dan Camat Bogor Barat, Juniarti Estiningsih.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengingatkan bahwa Kota Bogor angka penularan Covid-19 menunjukkan agak melandai. Melandainya angka tersebut tidak terlepas dari penerapan sistem isolasi yang berjalan baik sehingga tingkat penularan dinilai paling rendah se-Jawa Barat. “Ini menunjukkan apa yang dilakukan Kota Bogor berjalan dengan cukup baik,” jelasnya.

 

Namun ia juga mengingatkan angka tersebut jangan sampai membuat terlena semua pihak, karena ada hal lain yang harus diwaspada, yakni bahaya arus mudik.

 

Kepada aparatur wilayah dirinya meminta untuk memastikan dan mengendalikan arus yang masuk. Aparatur wilayah merupakan garda terdepan.

 

“Data terakhir yang saya terima saat ini, arus mudik yang masuk sudah 1.000 orang lebih. Semua ada di wilayah, kemampuan wilayah untuk menahan orang masuk, membuat sistem isolasi dan membuat dapur umum. Karena itu sekarang strategi kita ke depan akan ke wilayah sebab untuk tingkat kota tidak mudah,” katanya.

 

Bima Arya menilai perang yang ada adalah perang teritori. Berdasarkan arahan Pemprov Jawa Barat, kebijakan PSBB kemungkinan akan diturunkan hingga ke tingkat kecamatan, bahkan sampai kelurahan. “Namun ini juga masih harus dikaji disamping perlu adanya penguatan,” ujarnya.

 

Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat yang juga Ketua Dewan Pembina KORPRI Kota Bogor menambahkan, bantuan Ini merupakan kepedulian KORPRI kepada anggota dan keluarganya serta masyarakat. “Jadi, ini bentuk perhatian, kepedulian dan kehadiran KORPRI Kota Bogor,” ujarnya. (Fer)

 

 

 

 

 

 

Editor : Rfr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.