Detia berharap semua stakeholder juga mengarahkan perhatian dan komitmen, guna terus meningkatkan jumlah pemuda yang menjadikan pertanian sebagai prioritas.
“Tani saat ini itu sudah modern dan menjanjikan, sehingga perlu memberikan re-mindset kepada para pemuda di desa, bangkitkan semangat, motivasi, dan sentuh psikisnya agar tidak putus generasi tani kita”, paparnya.
Terakhir, Detia memotivasi seluruh peserta setelah pelatihan tersebut untuk berkomitmen dan berkolaborasi bersama, menciptakan tani millenial di Kabupaten Gowa.
Halaman
Tinggalkan Balasan