LSM dan Mahasiswa Geruduk Kantor Kemenhub, Minta Usut Dugaan KKN di Proyek BPD Kerinci

Jakarta – Kabar Faktual

Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Muda (LSM Lasda) dan Forum Mahasiswa Indonesia pada hari, Jumat (20/10/17) melakukan aksi didepan gedung Kementerian Perhubungan Republik Indonesi terkait pelaksanaan proyek pembangunan perluasan kantor bandar udara Depati Parbo (BDP) kabupaten Kerinci, provinsi Jambi dari tahun 2015 – 2017 yang diduga berpotensi KKN yang merugikan keuangan negara miliaran rupiah.

 

Dafa, dalam orasinya meminta agar Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Ir. Budi Karya Sumadi untuk segera mencopot Kepala Bandara Depati Parbo Kabupaten Kerinci. “Kami minta pak Menteri segera copot kepala bandara Depati Parbo karena diduga kuat melakukan korupsi,” ujarnya.

 

Hal serupa juga disampaikan Adam Kurniawan, Ketua Umum LSM Lasda provinsi Jambi. Dirinya meminta agar Deni Ramdhan dicopot segera dari jabatan sebagai Kepala Bandara Depati Parbo Kerinci oleh Menteri Perhubungan dan bubarkan inspektoral jenderal Kementerian yang tidak berfungsi.

 

“Deni Ramdhan harus segera dicopot dari jabatannya. Kami juga minta agar inspektorat jenderal yang tidak berfungsi dibubarkan saja,” tegasnya.

 

Adam menyebutkan bahwa aksi mereka didepan gedung kementerian perhubungan yang berlokasi di dekat tugu monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta yakni terkait proyek pembuatan rumah operasibal type 36 M Koppel sebanyak 5 unit di bandara Depati Parbo dengan nilai kontrak Rp. 1.430.192.000, dari kas APBN tahun 2015 dikerjakan CV. Trioeo.

Adam menambahkan, proyek rehab berat gedung terminal dengan nilai Rp 2.947.000.000,-  menggunakan dana APBN tahun 2016 dikerjakan PT. Inzzatimur Ikhwan dan proyek pemenuhan pagar pengamanan bandar udara dengan nilai kontrak Rp. 6.355.220.000,- alokasi anggaran dari APBN tahun 2017 dikerjakan PT. Azka Pembangunan Merangin.

 

” Dalam aksi ini kami hanya ingin adanya pengusutan dari kemenhub soal dugaan KKN yang terjadi pada proyek Bandara Depati Parbo. Nilai korupsinya cukup besar yaitu miliaran rupiah, ungkap Adam kepada Kabarfaktual.com di sela-sela orasinya.

 

Setelah orasi akhirnya Tiga Ketua LSM dalam aksi tersebut diterima oleh Drajat humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Drajat mengatakan, akan menampung dan menindak lanjuti laporan yang disampaikan oleh para ketua LSM.

 

“Segala laporan yang disampaikan rekan-rekan LSM soal dugaan korupsi pada proyek di Bandara Depati Parbo kabupaten Kerinci, provinsi Jambi akan kami tampung dan segera kami tindaklanjuti,” kata Drajat kepada Kabarfaktual.com. (EFT/Arp)

 

 

 

Editor: Gung

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.