Membandel, Kontraktor Ini Diduga Langgar Perda dan Permen PU Terkait Papan Nama Proyek

Bekasi – Kabar Faktual

Terkait pembangunan jembatan Masjid Al-Magfur yang ada diwilayah Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, diduga melanggar Perda dan Permen PU terkait tidak memasang papan Nama Kegiatan. Menurut kontraktor proyek tersebut bahwa kalau dipasang papan anggaran takut hilang.

 

“Papan ada bang, udah saya foto bang, kalau saya taro (Lokasi pengerjaan_red) takut hilang bang, soalnya sering bang papan anggaran hilang, sekarang kan papan nya yang kaya karet (bahan bunner_red) itu Soalnya nanti saya kalau pas di PHO (Pengerjaan Hasil Opname_red) ga ada, dimarahin sama pengawas,” Kilahnya

 

Dirinya pun menjelaskan bahwa Pemuda Pancasila sudah melakukan penyetopan pengerjaan proyek jembatan Al-Magfur kemarin.

 

“Pemuda Pancasila emang saya mau tangkap itu pak, ngomong (Bicara_red) nya begitu pake tukang saya mau di stop, ga boleh lah begitu”, ujar H Apud Kontraktor Proyek jembatan tersebut melalui telepon seluler.

 

Disisi lain, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Babelan Irwansyah mengatakan apa yang mereka menjadi dasar kontraktor tersebut menangkap Pemuda Pancasila.

 

“Dasar dia nangkap saya apa, kalau saya jelas menyetopkan pengerjaan dia karena dasar saya itu melihat ga ada papan anggaran nya,” Jelasnya

 

Lanjutnya, Dirinya pun akan melaporkan kegiatan proyek jembatan ini ke Dinas terkait dan Kejaksaan Negeri Cikarang.

 

“Akan saya tindaklanjuti ke Dinas terkait dan Kejaksaan. ┬ákontraktor yang bandel terutama proyek jembatan yang ada di wilayah Desa Babelan Kota yang sudah melanggar Perda dan Undang-undang No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP),” pungkas Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Babelan yang sering disapa Adoy. (Acep)

 

 

 

Editor: Agung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.