Pasar Citeureup Kembali Semrawut, Camat Janji Surati PKL

Kabupaten Bogor | KabarFaktual

Jajaran muspika kecamatan Citeureup beserta anggota dewan nampaknya harus bekerja keras untuk menyelesaikan persoalan Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Citeureup. Pasalnya, meski tengah menjadi sorotan anggota dewan dan beberapa kali ditertibkan, para PKL justru terkesan membandel.

 

Pantauan dilapangan, Selasa (12/9/17), kondisi Jalan Raya Mayor Oking kembali menjadi area Krodit kendaraan. Lantaran, marak PKL yang memakan badan jalan. Setelah sebelumnya tertib usai mendapat tindakan tegas dari Pol PP Kecamatan Citeureup.

 

Seperti Abdul Majid (40) pedagang ayam potong yang kembali membuka lapaknya di pinggir jalan. Ia mengaku khawatir tak bisa menafkahi keluarga jika tak berdagang.

 

“Terpaksa om dagang disini. Karena strategis. Kalau dagang di dalam ga untung nanti keluarga makan apa,” ucapnya .

 

Bukan tanpa modal, ia mengaku diberikan izin berdagang diluar pasar oleh penanggungjawab area. Dengan ketentuan tak membangun bangunan permanen. “Ada uang yang saya keluarkan. Tapi tidak boleh saya sebutkan,” tukasnya.

 

Senada dengan Akbar (29) pedagang kacamata ini juga mengaku terpaksa berdagang di area PU itu. Menurutnya, meski keuntungan yang diperoleh kecil, ia mampu rutin berbelanja barang karena selalu habis.

 

“Di sini strategis. Kalau di dalam tidak ada yang beli. Makanya terpaksa berdagang di sini,’ ucapnya.

 

Akibat para PKL itu, rutinitas kemacetan kembali terjadi sejak pagi hingga petang . Hal itu merugikan para pengendara dan warga umumnya. Seperti kesaksian Mahdi (28) warga Desa Cirurep ini mengaku teranggu segan ktifitas PKL ini.

 

“Kalau sudah lewat pasar pasti kesal. Karena selau macet dan sulit jalan. Apa lagi kalau pakai mobil,” keluhnya.

 

Ia berharap, pemerintah daerah dapat ambil sikap tegas. Agar, para PKL yang mencari keuntungan pribadi tidak merugikan masyarakat banyak. “Harusnya pemerintah tidak kalah oleh PKL. Saat ini, pemerintah terkesan megalah. Akibatnya PKL semakin berani,” ujarnya.

 

Saat dikonfirmasi, Camat Citeureup Asep Mulyana mengaku akan mengirimkan surat pada para PKL yang melanggar. Selebihnya, personel Pol PP akan kembali melakukan penindakan tegas.

 

“Nanti akan Surati dulu. Jika tidak diindahkan kita langsung eksekusi,” tegasnya menjawab telepon wartawan.(Sep)

 

 

Editor: Gung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.