PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Relokasi Pipa di Dua Daerah Sebanyak Enam Titik

Kota Bogor – Kabar Faktual

Berdasarkan kesanggupan pihak pengembang tol, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mengumumkan koneksi pipa tahap II yang berada di area pembangunan Tol Bocimi, Kampung Tengek, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Senin (30/10/17)

 

Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Ade Syaban Maulana menerangkan, PDAM terus berkoordinasi dengan pihak pengembang tol Bocimi untuk memastikan waktu koneksi. Namun Ade menekankan agar eksekusi dilaksanakan pada hari Senin.

 

“Sebisa mungkin harus hari Senin. Dimulai jam 09.00 WIB. Senin kapan saja, mau Senin ini (30/10/17) atau Senin depannya lagi (6/11/17)  untuk menjaga pelayanan di zona 1. Kalau Sabtu-Minggu masih ada pekerjaan, kasihan pelanggan. Mereka sedang berada di dalam rumah, dan Senin pagi harus mandi buat kerja. Jadi Senin jam 09.00 WIB,” kata Ade di ruang kerjanya.

 

Dia Menambahkan, hingga Kamis siang, batangan-batangan pipa sudah terpasang dan di-setting out untuk pengujian tekanan air. Tim Sub Bagian Pengaliran dan Jaringan PDAM akan menguji kehandalan pipa dengan mengisi air bertekanan tinggi.

 

“Hari Minggu (29/10/17) pipanya akan kita tes dengan mengalirkan air bertekanan 10 bar. Kalau sudah oke, besoknya kita laksanakan koneksi. Kalau ada yang bocor, kita minta tunda lagi sampai Senin depan,” papar Ade.

 

Relokasi pipa di area pembangunan tol Bocimi merupakan upaya PDAM untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada pelanggan di wilayah zona 1. PDAM mendapatkan keuntungan dari relokasi tersebut, karena mendapatkan pipa baru jenis HDPE sepanjang 700 meter tanpa mengeluarkan kocek besar.

 

Selain relokasi pipa di daerah pembangunan tol Bocimi, PDAM pun sudah menjadwalkan relokasi pipa di daerah Bojong koneng. Ada empat titik koneksi di daerah perbukitan tersebut dengan pipa baru sepanjang 380 meter.

 

PDAM akan mengganti pipa lama sepanjang 1080 meter di enam titik koneksi. Empat titik di daerah Bojong Koneng, dan dua di daerah pembangunan tol Bocimi. Waktu pengerjaan dua lokasi tersebut diupayakan serentak pada hari yang sama.

 

“Koneksi di Bojong Koneng dan arel tol Bocimi tetap kita upayakan pada hari yang sama. Tapi kami berharap koneksi Bocimi bisa lebih cepat, karena koneksi di Bojong Koneng sudah siap. Tinggal menunggu waktu Bocimi saja. Tapi kalau Bocimi belum siap juga, kami laksanakan saja koneksi di Bojong koneng. Karena kami khawatir pipa kita di Bojong koneng akan terkena longsor,” ujar Ade.

 

Ade pun memastikan bahwa pasokan dari dari sumber mata air Tangkil hingga pelanggan ke zona 1 masih normal. “Distribusi masih normal sampai hari ini. Nanti kalau sudah dikerjakan (koneksi), baru aliran dari Tangkil kita matikan,” terangnya. (Rie)

 

 

 

 

Editor: Gung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.