Pelajari Agroindustri, Mahasiswa S2 IPB Studi Banding ke China

CIBINONG (Kabar Faktual) – Untuk mengaplikasikan mata kuliah wajib Kapita Selekta Manajemen dan Bisnis (KSBM), sebanyak 29 mahasiswa dan tiga dosen S2 Sekolah Bisnis (SB) Institut Pertanian Bogor (IPB) mengadakan studi banding ke Cina. Para mahasiswa yang berasal dari kelas E61 ini melaksanakan fieldtrip kunjungan industri dan study banding ke Beijing Forestry University, dari tanggal 19 sampai 25 September 2017. Mereka didampingi oleh Dr. Ir. Idqan Fahmi, MEc (Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama dan Pengembangan SB-IPB), Dra. Alfa Chasanah, MA, (Dosen Homebase sekaligus Sekretaris Prodi S1 Bisnis) dan Agustina Widi, SE, MM, (Manajer Akademik dan Kemahasiswaan SB-IPB).

Selama di Beijing, para mahasiswa S2 ini berkunjung ke Beijing Forestry University. Kunjungan tersebut disambut baik oleh pihak Beijing Forestry university yang diwakili Prof Zhang Deqiang selaku Director Of International Relations Office. Masing – masing universitas mengenalkan dan mempresentasikan berbagai program yang diselenggarakannya, dilanjutkan dengan diskusi soal perkembangan dunia pendidikan kedua negara dan kemungkinan kerjasama. Setelah melakukan diskusi para mahasiswa mengunjungi berbagai fasilitas pendidikan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Beijing Forestry University dan ditutup dengan kunjungan ke museum BFU.

 

Prof Zhang Deqiang mewakili Beijing Forestry University mengaku senang bisa bertemu mahasiswa mahasiswa IPB. Ia berharap kerjasama kedua Kampus kedepannya segera direalisasikan.

 

Sementara itu, selain mengunjungi perguruan tinggi, para mahasiswa juga mengunjungi lokasi  China Agricultural Trade Fair ( CATF) di National Agricultural Exhibition Center, Beijing China. Di lokasi tersebut para Mahasiswa disuguhkan hasil – hasil agroindustri karya pengusaha China. Semua produk dan inovasi pertanian ada di CATF, hal ini menjadi inspirasi para Mahasiswa. ” Inovasi – inovasi roduk pertanian yang dikembangkan di China  bagus buat inspirasi kami, ” kata Bella salah satu mahasiswa IPB. Ia berharap setelah lulus ada beberapa inovasi bisa di kembangkan di Indonesia.

 

Ketua Kelas E61 Indra Sugiarto mengaku, selama 6 hari di Beijing banyak khazanah baru terhadap wawasan mahasiswa dalam melihat dunia luar. Warga Beijing memiliki budaya yang berbeda dengan Indonesia dalam banyak hal, baik dari segi makanan maupun dalam aktivitas keseharian mereka. Insight positif dapat kami ambil dari etos kerja mereka yang tinggi, meskipun melalui 4 musim yang berbeda tapi tidak menyurutkan produktivitas mereka. Untuk  Beijing Foresty University (BFU), menurutnya memiliki  fasilitas yang sangat memadai untuk belajar, bahkan terdapat museum kehutanan dan satwa di dalamnya yang disajikan dengan modern.

 

Indra juga mengucapkan terima kasih kepada Garuda Indonesia, BNI, Antam Tbk, Sinarmas land, Pupuk Indonesia, Agricon, PT. Moelia  Mahardika Kencana SMEG Gallery dan  berbagai pihak lainnya  yang telah mendukung kegiatan tersebut

 

Sementara itu, Dr. Idqan Fahmi mewakili SB IPB mengatakan kegiatan fieldtrip banyak memberikan manfaat bagi mahasiswa. Sebelumnya di kelas mahasiswa telah mempelajari berbagai materi dan teori bisnis, disini mahasiswa dapat melihat langsung implementasinya dilapangan. Mengenai peluang kerjasama yang dijajaki dengan Beijing Forestry University akan ditindaklanjuti segera sehingga dapat terjalin kerjasama pendidikan dan penelitian yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Menurutnya Beijing Forestry University memiliki aspek kesejarahan dan bidang yang mirip dengan core yang dimiliki oleh IPB. Sehingga kerjasama kedua belah pihak akan menjadi sangat menarik. (Gendis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.