Pelaku Pembakaran Umbul-umbul MP Diamankan Polres Bogor

Ini barang bukti (BB) berupa Umbul-umbul Merah Putih yang disita Polres Bogor dari lokasi pembakaran Bendera MP.

CIBINONG – Kabar Faktual
Jajaran Polres Bogor akhirnya mengamankan pelaku pembakaran bendera merah putih (Umbul-umbul) yang diduga dilakukan anak didik dari Yayasan Ibnu Mas’ud sekira pukul 20.30 WIB di Kampung Jami, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, pada rabu (16/8/2017) kemarin.

Kapolres Bogor, AKBP A. M Dicky mengatakan sekitar pada Rabu tanggal 16 Agustus 2017 pukul 20.30 WIB, terdapat adanya kerusuhan dari masyarakat Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, yang melihat terjadinya pembakaran terhadap Umbul – Umbul Merah Putih.

“Saat Masyarakat meneriaki dan menegur pelaku pembakaran, maka pelaku berjalan dan masuk menuju pesantren di Wilayah Tamansari yang diketahui Yayasan Ibnu Mas’ud tersebut,” kata AKBP Dicky saat press rilis dihadapan sejumlah awak media.

Ia menambahakan, setelah mengetahui itu selanjutnya masyarakat setempat yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkan ke Pihak Kepolisian (Polsek Tamansari). Saat melakukan penyelidikan malam hari sudah terlihat masyarakat yang berkumpul di lokasi yayasan Ibnu Mas’ud.

“Mendapat laporan tersebut, kami dari Polres Bogor beserta anggora langsung menerjunkan satuan Sabhara untuk melakukan pengamanan di pesantren tersebut. Guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti main hakim sendiri. Karena setelah perayaan hari kemerdekaan, masyarakat dari berbagai desa di kecamatan tamansari berkumpul dan melakukan aksi demonstrasi di pesantren diwilayah Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Kapolres, Aparat TNI dan POLRI, tokoh masyarakat, beserta tokoh agama di wilayah tersebut melakukan komunikasi dan mediasi dengan pihak pesantren. Hingga pada akhirnya, maka pihak kepolisian mengamankan pelaku pembakaran umbul-umbul tersebut guna penyidikan lebih lanjut.

“Setelah mengamankan pelaku pembakaran umbul-umbul Bendera merah putih, kami anggota kami langsung melakukan pemeriksaan terhadap 29 saksi. Selanjutnya Polres Bogor menetapkan 1 orang pelaku pembakaran yakni seorang laki – laki berinisial MS alias Y bin U (25) yang berprofesi sebagai pengajar dan Staff di Pesantren tersebut,” tukasnya.

Lebih lanjut ia menekankan, untuk motif pelaku saat dimintai keterangan jika dirinya (Pelaku,red) membakar umbul-umbul merah putih tersebut, bahwa ia tidak setuju dengan NKRI atau disebut dengan anti NKRI. Pelaku juga menganggap bahwa umbul-umbul tersebut adalah representasi daripada NKRI, jadi pelaku pembakaran melampiaskan kebenciannya dengan cara membakar umbul-umbul tersebut.

“Kami di Polres Bogor masih mendalami dan memeriksa Apakah pelaku termasuk ke dalam jaringan terorisme atau tidak. Karena masyarakat di wilayah Tamansari juga mengeluhkan dengan sikap dari yayasan pondok pesantren tersebut yang selalu tertutup dan tidak berkomunikasi dengan pribumi di wilayah itu,” tutupnya.

Sementara, Pelaku pembakaran umbul-umbul merah putih tersebut dijerat dengan Pasal 66 Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta lagu kebangsaan, dan Atau Pasal 406 KUHP , dan 187 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara 5 Tahun. (Rul)

 

 

Editor: Effendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.