Diduga Sekongkol, Konsumen dan Bank BJB Cibinong Digugat!!!

 

KABARFAKTUAL.COM – Pengadilan Negeri (PN) Cibinong mengadili salah seorang konsumen di salah satu Perumahan Mutiara Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Konsumen terdebut diadili atas gugatan pemilik perumahan tersebut lantaran telah merugikan pihaknya.

 

“Kami telah mengajukan gugatan ke PN Cibinong kepada Yosua Fickry Tumbelaka selaku tergugat 1, Bank BJB Cabang Cibinong sebagai tergugat 2, dan Sutikno sebagai tergugat Tiga, ke tiganya ini telah merugikan klien kami,” kata pemilik perumahan tersebut melalui kuasa hukum nya Wahyudhi Harsowiyoto ketika ditemui di PN Cibinong, Rabu (24/7/19).

 

Wahyudi menjelaskan, bahwa kliennya tersebut telah dirugikan oleh tergugat saat dirinya bertransaksi atas jual beli tanah kavling perumahan milik nya. Dimana perkara muncul ketika Yosua tak kunjung melakukan pembayaran kepada penggugat atas transaksi jual beli melalui pengajuan kredit BJB.

 

“Awalnya klien kami sepakat jual beli dengan saudara Sutikno melalui cicilan atau kredit tanpa KPR Bank. Berjalannya waktu, cicilannya selalu nunggak bahkan berhenti sehingga terjadilah wanprestasi dan akhirnya membatalkan PPJB yang sudah terjadi dengan Sutikno, tapi klien kami ini mengembalikan sejumlah uang cicilannya tanpa ada potongan,” jelasnya.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah PPJB dengan Sutikno dibatalkan dan sudah clear, kemudian dilakukan transaksi dengan konsumen lain atas kavling yang sama tersebut kepada Yosua. Tetapi, Yosua yang diketahui merupakan salah satu karyawan di BJB Cabang Cibinong, mengajukan kredit melalui KPR Bank BJB dan disetujui oleh Bank tempatnya bekerja.

 

“Ketika proses pembayaran atas transaksi jual beli akan dilakukan, bila terjadi pencairan kredit dari BJB kepada Yosua, maka suami dari klien kami terus berkoordinasi kepada pihak Bank untuk mengetahui kapan terjadi pencairan kredit, dan pada akhirnya mendapat kabar fasilitas kredit telah cair, namun klien kami tak kunjung mendapat uang pembayaran tanah dalam rekening yang sudah diberikannya,” urainya.

 

Namun yang terjadi, imbuh Wahyudhi, bahwa dana dari pencairan fasilitas kredit dari BJB tidak disetorkan ke rekening kliennya selaku penjual atau pemilik tanah. “Tapi atas perintah dari Yosua kepada Bank BJB dana itu justru disetorkan ke rekening Sutikno yang tidak ada kaitannya dengan transaksi jual beli ini. Hal ini menggambarkan adanya suatu perbuatan melawan hukum. Kok bisa Bank BJB mencairkan kepada pihak lain. Jadi pihak BJB patut diduga ada main mata dengan Josua,” ungkapnya.

 

Diketahui, bahwa proses persidangan di PN Cibinong yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Tira Tirtona, kini tengah memasuki agenda kesimpulan atas perkara perdata nomor 330/Pdt.G/2018/PN.Cbi. tersebut. (Refer)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : RFR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.