Bambang menduga Depoy sengaja masuk ke dalam toren air untuk menghindari pihak berwajib. Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui Depoy masih dalam keadaan bernyawa saat masuk ke dalam toren air. “Kemungkinan seperti itu (menghindari kejaran polisi). Mengingat tersangka (AA) belakangan ini menunjukkan rumahnya di mana. Dan posisinya mau ke rumah kosong itu melewati rumahnya DK. Kita waktu itu belum tahu rumahnya DK, yang diketahui rumah kosong itu. Kemungkinan yang bersangkutan (DK) ini masih ada reaksi sabu, halu atau ketakutan,” tutur Bambang.
Sebelumnya, mayat pria tanpa identitas ditemukan dalam kondisi membusuk di sebuah toren air milik warga di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Penemuan ini bermula ketika saksi Sutrisno, pemilik rumah, merasa curiga dengan kondisi air yang berasal dari torennya. Saksi kemudian memeriksa langsung toren air yang berada di belakang rumahnya pada Senin malam, 27 Mei. Awalnya, saksi mengira sosok mayat tersebut adalah bantal yang tercebur ke dalam toren. Setelah diperiksa ulang, saksi baru menyadari bahwa yang berada di dalam toren tersebut bukanlah bantal melainkan sesosok mayat pria.
3 Komentar