Satu Anggota DPRD Kabupaten Bogor Berstatus PDP

Ketua dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Rudi Susmanto

KabarFaktual.com – Ketua dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Rudi Susmanto menyatakan, dari total 55 anggota legislatifnya itu ada satu orang yang kini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dalam dugaan kasus wabah virus Corona (Covid-19).

 

“Statusnya adalah Pasien Dalam Pengawasan ya, belum positif terjangkit virus Corona atau Covid-19,” kata Rudi kepada wartawan, Minggu (22/3/20).

 

Ia menjelaskan, status PDP terhadap satu anggotanya itu berawal dari L (Inisial,red) pada Rabu 18 Maret 2020 lalu yang bersangkutan melakukan check up (CekKesehata,red) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta.

 

“Di RSPAD Gatot Subroto itu menyatakan bahwa beliau statusnya adalah PDP dalam kasus wabah virus Covid-19. Dan harus masuk di ruang Isolasi,” ungkapnya.

 

Menurutnya, akibat penuhnya ruang isolasi di RSPAD Gatot Subroto membuat anggotanya itu melakukan isolasi mandiri di tempat tinggalnya tersebut.

 

“Karena ruang Isolasi penuh di RSPAD itu, maka pihak RS menyarankan L ini untuk isolasi mandiri di kediamannya,” bebernya.

 

Rudi yang merupakan politisi Gerindra itu melanjutkan, ketika anggota legislatifnya itu melakukan isolasi mandiri di kediamannya hingga Kamis (19/3/20), namun merasa ada kekhawatiran mendalam terhadap penyakit yang dideritanya itu membuat L meminta untuk di rujuk di RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor.

 

“Setelah di rujuk ke RSUD Cibinong yang telah menyiapkan ruang isolasi bagi anggota kami ini, dan sampai hari ini kami masih menunggu hasil uji tes laboratorium terhadap pasien L yang berstatus PDP tersebut,” jelasnya.

 

Dengan persoalan ini, sambungnya, dirinya secara pribadi sangat berharap bahwa informasi hasil dari tes Lab itu bahwa L dinyatakan negatif terjangkit virus Covid-19 yang kini sedang melanda Indonesia.

 

“Tapi alhamdulillah, menurut tim perawat RSUD Cibinong bahwa kemungkinan indikasi ke arah positif Corona sangat agak jauh lebih banyak mengarah ke permasalahan saluran pernafasan,” tutupnya. (Et)

 

 

 

 

 

 

Editor : Eft

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.