Terjadi Fonemena Ikan Mabuk di Situ Citongtut Kabupaten Bogor

Kabupaten Bogor| KabarFaktual

Hujan yang mengguyur wilayah Gunung Putri selama setengah jam pada, Minggu (10/9/17) sore kemarin, membawa berkah tersendiri bagi Warga,khususnya yang tinggal di sekitar Situ Citongtut, Desa Cicadas. Dimana mereka ramai-ramai “memanen” ikan yang mabuk.

 

Fenomena ikan mabuk di Situ Citongtut memang bukan yang pertama kali, dugaan pembuangan limbah dari pabrik disekitar kawasan tersebut kuat disangka menjadi penyebab.

 

” Memang kalau hujan sering begini. banyak ikan yang mabuk. Jumlahnya bisa puluhan kilo,” Kata Manan salah satu Warga disekitar.

 

Lebih jelas, Menurutnya warga bisa mendapatkan banyak ikan, dengan hanya menangkapnya menggunakan tangan kosong.

 

Namun, untuk mengolah ikan mabuk tidak sembarangan. Sebab, tidak hanya rasanya yang aneh, salah-salah justru malah kita yang dibuatnya mabuk.

 

” Ikan ini nanti harus di cuci bersih dulu lalu di rendam perasan jeruk nipis beberapa menit sebelum diolah, karena kalau tidak malah bisa jadi pusing. Dan rasanya hambar. ” bebernya.

 

Aktivis Pemerhati Lingkungan Hidup desa Cicadas, Aditya mengatakan, fenomena ikan mabuk merupakan dampak dari perusahaan yang membuangan limbah. Sebab curah hujan yang rendah seperti sekarang membuat bak-bak limbah perusahaan penuh, oleh karenanya turunnya hujan banyak dimanfaatkan para perusahaan untuk juga membuang limbahnya melalui saluran irigasi yang bertitik di Situ Citongtut.

 

” Jelas saja ikan jadi mabuk, hujan sekarang jarang turun. Kesempatan mereka (perusahaan.red) ya pada saat hujan begini, karena tidak terlalu bau. Tapi dampaknya bisa jelas dilihat situ disini beracun, ” ungkapnya.

 

Sementara dari pantauan sejak hujan pukul 18.30 WIB, membuat debit air di situ citongtut meluap. Warna hijau pekat serta berbau menyengat membuat ribuan ikan mabuk. Warga yang mengetahui hal tersebut tidak menyia-nyiakannya. Terlihat banyaknya warga disekitar kawasan itu banyak yang turun menangkap ikan.

 

Soal ini, Satgas Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Gunung Putri, Betty saat dikonfirmasi, tidak menjawab pesan kaitan pencemaran yang terjadi di Situ Citongtut. (Eff)

 

 

Editor: Gung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.