Terpidana Korupsi Proyek Jalan Sukahati-Kedunghalang Dieksekusi Kejaksaan

Foto Aszwar, Terpidana korupsi yang di eksekusi Kejaksaan

 

KABARFAKTUAL.COM – Tim Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor yang dipimpin langsung Kasi Intel, Juanda SH dan Tim Jaksa Eksekutor Bidang Pidsus dipimpin oleh Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Rolando Ritonga, telah melaksanakan proses eksekusi terhadap Terpidana atas nama Aszwar dalam perkara tindak pidana korupsi peningkatan Jalan Sukahati-Kedunghalang senilai Rp.10.334.175.000 tahun anggaran 2011 Dinas Binamarga dan Pengairan Kab Bogor. Terpidana dieksekusi wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kabupaten Indramayu, Jumat (07/02/20) sekira jam 23.30 WIB.

 

Eksekusi tersebut dilakukan langsung dirumah terpidana yang beralamat di Jalan Raya Jatibarang-Indramayu, Kabupaten Indramayu. Dengan bantuan Kejaksaan Negeri Kabupaten Indramayu, Anggota Bais Kabupaten Bogor, Anggota Intel Kodim 0616/Indramayu dan Anggota Intel Korem 063/Sunan Gunung Jati.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Munaji, SH, MH melalui Kasi Intel, Juanda SH mengatakan terpidana di eksekusi tanpa perlawanan

 

“Terpidana dibawa langsung ke Lapas Kelas II B Indramayu untuk dilakukan proses penerimaan dan eksekusi,” jelasnya

 

Juanda menjelaskan, putusan Kasasi menyatakan terdakwa Aszwar terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun dan denda 200 juta subsider 6 bulan penjara serta menbayar uang pengganti sebesar Rp 1.431.141.753,99 atau subsidair selama 2 tahun penjara

 

“Pelaksanaan eksekusi berjalan lancar dan terpidana aszwar kooperatif dalam melaksanakan putusan pengadilan dan pelaksanaan eksekusi dilaksanakan di Lapas Kelas II Indramayu,” ucapnya.

 

Menyikapi Eksekusi yang dilakukan oleh pihak kejaksaan tersebut, Demisioner Presidium Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Nasional Perguruan Tinggi Muhammadyah (BEM PTM Zona 3 (DKI, JABAR & BANTEN), Iksan Awaludin memberikan mengapresiasinya.

 

“Kita sangat mengapresiasi eksekusi yang dilakukan oleh Kejaksaan. Akhirnya kasus lama yang sempat di khawatirkan tak ada proses lanjutan, tapi akhirnya si terpidana masuk jeruji besi juga. Semoga Kejaksaan bisa membuka tabir korupsi lainnya di kabupaten Bogor,” Ujar Iksan dengan tegas, kepada Kabarfaktual.com, Senin (10/2/20). (Fer)

 

 

 

 

 

 

Editor : RFR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.