Dengan demikian, lanjut Dasco, tidak mungkin Prabowo-Gibran berbuat curang dengan meminta aparat Polri memasang baliho seperti yang dituduhkan. Hal tersebut hanya tuduhan semata pihak tertentu.
“Ditengah-tengah Survei yang dikeluarkan banyak oleh lembaga survei bahwa paslon kedua ini meningkat, paslon Prabowo-Gibran diframing seolah-olah dibantu oleh oknum Kepolisian dalam rangka pemasangan baliho-baliho. Padahal dengan survei yang terus meningkat tentu tidak masuk akal kalau kemudian kami merancang sistem pemenangan dengan cara-cara curang seperti itu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dasco menegaskan saat ini TKN fokus pada kerja nyata dan mendekati rakyat dengan program kerja Prabowo-Gibran demi kemajuan negara Indonesia. Dia juga mengajak semua pihak untuk melakukan kontestasi secara cerdas demi Pemilu 2024 yang damai.
“Kami menghimbau kepada semua pihak-pihak untuk kerja cerdas, kerja cermat dan kita semua, paslon-paslon ini adalah putra-putra terbaik bangsa yang tentunya harus mengedepankan program dan berkampanye secara santun seta memelihara suasana pemilu yang kondusif dan damai,” pungkasnya.(Sw)
Tinggalkan Balasan