Warga Minta PT Simone Klarifikasi Asal Usul Daging Qurban Busuk

PT Simone Accessary Collection

KABUPATEN BOGOR, (KF) – Kasus pembagian daging Qurban tak layak konsumsi yang melibatkan PT. Simone Accessary Collection dijalan Barokah – Wanaherang, Kecamatan Gunung putri, pada Senin (4/9/17) lalu, masih terus bergulir. Dimana, warga disekitar meminta pihak perusahaan mengklarifikasi soal peredaran daging busuk yang diterimanya.

 

Melalui Ketua Karang Taruna, Desa Wanaherang, Dede Ibnu mengatakan, Pihak perusahaan harus bertanggung jawab atas persoalan daging qurban yang tak layak tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Namun kejelasan akan asal usul daging busuk itu harus diklafikasi.

 

Lebih jelas, Pemuda yang akrab disapa Deung itu menekan pihak Kepolisian tanggap menangani kasus tersebut. terkait tidak adanya laporan resmi kepihak kepolisian karena karyawan dan warga ketakutan adanya interpensi.

 

” Warga dan karyawan hanya ingin tahu, kenapa perusahaan membagikan daging qurban yang busuk. Paling tidak harusnya mengklarifikasi dari mana asal daging tersebut. Dan itu tidak mungkin dikatakan karyawan dan warga.” Kata Deung, kamis (7/9/17).

 

Menanggapi hal tersebut, HRD PT Simone Accessary Collection, Hari mengatakan, tidak mengetahui soal pembagian daging qurban tersebut. Karena bukan merupakan tugasnya. ” Yang saya tahu daging itu sudah dibagikan. karena itu bukan bagian saya.” Kilahnya

 

Untuk diketahui, sebelumnya senin,(4/9/17) ribuan karyawan Pt. Simone Accessary Collection dan warga sekitar menerima bungkusan berisi daging sapi seberat 1,5 kilogram yang kondisi tak layak konsumsi dalam perayaan Idul Adha. (Eff)

 

 

Editor: Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.