kabarfaktual.com – Seorang relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swasta, Muhammad Firman Ariyadi (28), meninggal dunia setelah tenggelam saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran di kawasan Jalan Zafri Zam-Zam, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan, Senin (7/9/2026) pagi.

Korban dilaporkan tenggelam ketika berupaya menyeberangi Sungai Zafri Zam-Zam untuk menjangkau lokasi kebakaran. Saat itu, Firman membawa selang pemadam dan hendak membantu proses pemadaman rumah yang terbakar di kawasan tersebut.

Peristiwa bermula sekitar pukul 05.00 Wita. Firman bersama sejumlah anggota BPK Malkon Temon tiba di lokasi setelah mendapat informasi mengenai kebakaran.

Untuk mempercepat proses pemadaman, korban kemudian berinisiatif berenang menyeberangi sungai sambil membawa selang pemadam kebakaran.

Namun, saat berada di tengah sungai, rekan-rekan korban yang berada di seberang hanya melihat selang pemadam mengapung di permukaan air. Firman tidak kunjung muncul ke permukaan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Laporan orang tenggelam diterima melalui pusat panggilan sekitar pukul 06.05 Wita.

Kasat Polair Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pencarian.

Tim tersebut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polairud, serta sejumlah relawan BPK. Penyisiran dilakukan di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

“Anggota ikut menyisir mencari korban, sekitar pukul 07.30 korban berhasil ditemukan dan sudah dievakuasi,” kata Dading.

Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 07.30 Wita. Jasad Firman ditemukan di titik yang telah ditentukan berdasarkan proses pencarian tim gabungan.

Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan perahu karet menuju lokasi yang aman untuk proses penanganan lebih lanjut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin, Hendro, membenarkan bahwa korban merupakan relawan pemadam kebakaran dari kesatuan BPK KTC Fire.

“Benar (ada yang meninggal) atas nama Firman Ariadi dari kesatuan BPK KTC Fire,” ujar Hendro.

Kepergian Firman menjadi duka bagi komunitas relawan pemadam kebakaran di Banjarmasin. Para relawan BPK selama ini dikenal aktif membantu masyarakat dalam menangani kebakaran dan berbagai situasi darurat.

Insiden tersebut sekaligus menjadi pengingat besarnya risiko yang dihadapi para relawan ketika bertugas di lapangan. Keberanian Firman untuk menyeberangi sungai demi menjangkau lokasi kebakaran berujung pada musibah yang merenggut nyawanya saat menjalankan tugas kemanusiaan.