Hingga Senin (8/5/2023) unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 5 juta kali, disukai lebih dari 100.000 akun dan mendapat lebih dari 6.000 komentar.
Kapolres Kabupaten Tegal AKBP M Sajarod Zakun membantah informasi yang menyebut kecelakaan bus di Guci karena ada anak yang menekan tuas rem tangan sehingga bus meluncur ke sungai.
Keyakinan itu didapatkan setelah pihak kepolisian meminta keterangan dari sejumlah saksi yang menjadi korban kecelakaan bus tersebut.
“Info tersebut tidak benar, berdasarkan keterangan saksi yang menjadi korban berada di dalam bus,” kata Sajarod, Senin (8/5/2023).
Pihaknya menambahkan saat ini kepastian terkait penyebab masih diselidiki oleh kepolisian.
Hasil penyelidikan sementara menurutnya, bus meluncur sejauh sekitar 100 meter dari parkiran dan terperosok ke sungai sedalam 5 meter dari badan jalan.
“Berawal bus terparkir di areal parkir Guci. Sudah diganjal, dan berhenti menggunakan rem tangan tidak bisa bergerak,” kata Sajarod .
Awalnya saat diparkir, seorang kernet bus kemudian memanasi mesin bus. Lalu sebanyak 37 penumpang naik, sementara 13 penumpang lainnya masih di bawah. Sedangkan sopir dan kernet bus yang meninggalkan mesin bus dalam keadaan menyala.
1 Komentar