kabarfaktual.com – Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2024 semakin mendekat, dan tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur resmi bersiap bertarung dalam kontestasi politik ini. Pasangan tersebut adalah Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta, dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.

Sejumlah lembaga survei telah melakukan jajak pendapat mengenai Pilgub Jatim, salah satunya adalah Poltracking Indonesia. Dalam survei terbaru yang dilakukan pada 4-10 September 2024, pasangan petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak sementara ini memimpin dengan elektabilitas tertinggi.

Hasil Survei Poltracking Indonesia

Survei Poltracking Indonesia melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Hasil survei menunjukkan bahwa elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur adalah sebagai berikut:

  1. Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak: 57,3%
  2. Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta: 22,7%
  3. Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim: 2,2%

Survei tersebut juga mencatat elektabilitas masing-masing calon gubernur:

  1. Khofifah Indar Parawansa: 55,3%
  2. Tri Rismaharini: 22,8%
  3. Luluk Nur Hamidah: 1,8%
  4. Tidak Tahu/Tidak Menjawab: 20,1%

Khofifah-Emil Memimpin, Risma-Zahrul Mengejar

Pasangan Khofifah-Emil mendominasi dengan elektabilitas yang signifikan, berkat kepemimpinan mereka selama ini di Jawa Timur yang dinilai cukup berhasil oleh masyarakat. Di posisi kedua, pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta memiliki elektabilitas yang cukup kuat, dengan dukungan besar dari warga kota Surabaya dan sekitarnya yang mengenal baik kinerja Risma sebagai mantan wali kota.

Di sisi lain, pasangan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim masih tertinggal jauh, meskipun diprediksi dapat meraih simpati dari kelompok pemilih tertentu, terutama mereka yang progresif dan peduli terhadap isu sosial.

Dengan persaingan yang semakin ketat Pemilihan Gubernur Jawa Timur, kampanye dari ketiga pasangan ini diharapkan akan semakin intensif dalam beberapa bulan ke depan untuk meraih simpati masyarakat Jawa Timur.