Erick juga menjelaskan bahwa tidak ada alasan khusus dalam memilih Hong Kong sebagai mitra pengembang aset BUMN. “Kenapa bukan Singapura? Karena kita belum melihat agresivitas perusahaan-perusahaan Singapura untuk properti di Indonesia. Mereka masih melihat potensi properti di Singapura,” ungkap Erick Menteri Badan Usaha Milik Negara.
Belakangan, Erick berambisi menjadikan kawasan Monas sebagai city center, serupa dengan New York di Amerika Serikat. Ia berharap bahwa kehadiran city center yang direncanakan akan mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta, terutama setelah ibu kota dipindah. Pembangunan Dana Reksa Tower dan BSI Tower di area tersebut telah ditetapkan sebagai awal dari transformasi ini, yang juga direncanakan untuk menjadi Islamic Financial Center.
2 Komentar