kabarfaktual.com – Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, mengumumkan inovasi baru yang memudahkan masyarakat dalam mengakses bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Pertalite. Masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat kini dapat menggunakan QR Code versi cetak saat membeli BBM bersubsidi di SPBU. Hal ini memungkinkan konsumen untuk tidak perlu lagi mengunduh aplikasi MyPertamina atau membawa ponsel saat bertransaksi di SPBU.

“Inovasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Dengan QR Code yang dicetak, pengguna kendaraan roda empat dapat langsung membawanya ke SPBU untuk bertransaksi. Ini adalah upaya kami untuk mengurangi ketergantungan pada aplikasi digital di lapangan,” ujar Heppy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/8).

Pendaftaran Program Subsidi Tepat

Saat ini, pendaftaran Program Subsidi Tepat untuk BBM bersubsidi Pertalite masih dibuka. Program ini dikhususkan untuk pengguna kendaraan roda empat di wilayah yang termasuk dalam tahap 1, yaitu Jawa, Madura, Bali (JAMALI) dan beberapa wilayah lainnya, seperti Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

Masyarakat dapat mendaftar melalui website resmi Program Subsidi Tepat di https://subsiditepat.mypertamina.id/. Dalam proses pendaftaran, masyarakat diwajibkan menyiapkan beberapa dokumen pendukung, seperti foto KTP, foto diri, foto STNK (bagian depan dan belakang), foto kendaraan tampak keseluruhan, serta foto kendaraan tampak depan beserta nomor polisinya. Bagi kendaraan yang menggunakan KIR, diperlukan juga foto KIR.

Setelah proses pendaftaran selesai, data yang diunggah oleh masyarakat akan diverifikasi dan dicocokkan dengan dokumen kendaraan. Jika status terdaftar telah dikonfirmasi, masyarakat akan menerima QR Code Unik melalui email atau notifikasi di website resmi.

Memantau Penyaluran BBM Subsidi

Program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam penyaluran BBM bersubsidi. Dengan sistem QR Code, distribusi BBM bersubsidi dapat lebih terpantau dengan baik, mengurangi risiko penyalahgunaan, serta memastikan bahwa BBM bersubsidi tepat sasaran.

“Melalui pendataan yang terintegrasi ini, kami berharap BBM bersubsidi dapat disalurkan kepada mereka yang memang berhak, sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan di lapangan,” tambah Heppy.

Dengan QR Code cetak ini, Pertamina memberikan solusi praktis yang dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada teknologi digital. Program ini menjadi langkah penting untuk memastikan subsidi BBM disalurkan secara lebih adil dan transparan, sekaligus memberi kemudahan akses bagi masyarakat luas.