Salah satu keunggulan utama Microlearning adalah fleksibilitasnya. Siswa tidak lagi harus duduk di dalam kelas untuk belajar. Mereka dapat mengakses materi pembelajaran kapan saja sesuai dengan jadwal dan kebutuhan mereka. Ini sangat membantu siswa yang memiliki jadwal yang padat atau kesulitan menghadiri kelas reguler.
Selain itu, Microlearning memanfaatkan teknologi untuk menyajikan materi pembelajaran dengan cara yang menarik dan interaktif. Video pendek, infografis, kuis online, dan aplikasi pembelajaran menjadi beberapa bentuk konten Microlearning yang populer. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan memikat perhatian siswa.
Tidak hanya itu, Microlearning juga memungkinkan personalisasi pembelajaran. Siswa dapat memilih materi yang sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka, serta belajar dengan kecepatan mereka sendiri. Ini membantu meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Namun, Microlearning juga memiliki tantangan tersendiri. Dalam menghadapi lonjakan informasi yang cepat, penting bagi siswa untuk dapat menyaring informasi yang relevan dan valid. Oleh karena itu, penting bagi lembaga pendidikan untuk menyediakan sumber informasi yang dapat dipercaya dan berkualitas.
1 Komentar