running text
2 KKB Papua Tewas Kontak Tembak dengan TNI - Starlink Merambah Indonesia, Operator Seluler Lain Terancam - Pimpinan redaksi dan manajemen Kabarfaktual.com mengucapkan: Selamat Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ 2024. Baca berita di Kabarfaktual.com, informasi akurat dan terpercaya. Temukan berita-berita melalui akun sosial media Kabarfaktual.com.

SPN Tarik Dukungan Ganjar, Kini Beralih ke Anies

TEGAL – Serikat Pekerja Nasional (SPN) mencabut dukungan terhadap bakal capres dari PDIP, Ganjar Pranowo. Mereka sepakat mengalihkan dukungan kepada Anies Baswedan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Nasional Khusus (Rakornassus) Serikat Pekerja Nasional (SPN) yang diselenggarakan di Kota Tegal, Kamis (3/8/2023). Ketua Umum SPN, Djoko Heriyono, menegaskan dukungan diberikan karena para pengurus SPN merasakan keberpihakan Anies kepada para pekerja selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Sebelum Rakornasus ini, Djoko mengaku SPN seluruh Indonesia telah menyatakan dukungannya terhadap Ganjar Pranowo sebagai Presiden 2024. Pernyataan itu disampaikan usai melaksanakan Sidang Majelis Nasional (Majenas) SPN IV di Lombok Garden Hotel, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Maret 2023 silam.

“Ya otomatis (beralih dukung Anies) dong. Ini kan resmi melalui rapat rakornas khusus, kalau kemarin kan deklarasi (dukung Ganjar) dilakukan di Lombok,” ungkap Djoko, Kamis (3/8/2023). Djoko menjawab pertanyaan apakah mencabut dukungan ke Ganjar Pranowo dan beralih ke Anies Baswedan.

Terkait kerja samanya dengan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB), Djoko menegaskan kerjasama penelitian masih terus berlanjut, tetapi aspirasi terkait capres mengikuti hasil Rakornassus hari ini.

“Ini adalah forum tertinggi sementara kerja sama dengan GBB hanya diputuskan oleh DPP,” tegasnya.

Baca Juga:   Hindari Kontroversi, KPU Tak Akan Dirikan TPS

Dukungan terhadap Anies Baswedan, kata Djoko, merupakan aspirasi dari teman-teman pekerja. Mereka berharap kebijakan Anies selama memimpin DKI Jakarta bisa diperluas di Indonesia. Pihaknya menyinggung soal janji mencabut omnibus law sampai jaminan sosial semesta sepanjang hayat.

“Itu yang dijanjikan Pak Anies, dan Pak Anies sudah melaksanakan di DKI tapi karena lingkupnya daerah maka bukan sistem jamsos tapi bansos. Tapi kalau dibawa ke sistem yang permanen kan bisa menjamin semua warga negara. Pekerja punya harapan agar kebijakan yang dulu dilakukan di Jakarta diperluas di Indonesia,” harap Joko.

Lebih lanjut Djoko mengungkap, SPN memiliki 16 pengurus di tingkat provinsi dan ratusan pengurus di kotamadya/kabupaten seluruh Indonesia. Serikat buruh ini beranggotakan 205.409 orang yang tersebar di 427 perusahaan di tanah air.

Sebagai bentuk dukungan, selanjutnya Djoko menyerahkan surat rekomendasi SPN kepada Sudirman Said, anggota Tim 8 Anies Baswedan.

Usai acara, Sudirman Said menegaskan akan segera meneruskan aspirasi para buruh SPN tersebut ke Anies. “Tentu sesegera mungkin akan saya sampaikan ke Pak Anies,” tegas Sudirman Said.

Ia menilai dukungan SPN itu menambah energi bagi Anies. Menurut Sudirman, sebelumnya para buruh di beberapa kota seperti Bandung, Sumedang, Batam, Purwakarta, Jogja dan DKI telah terlebih dulu menyatakan dukungan ke Anies.

Baca Juga:   Batalnya Deklarasi Koalisi Perubahan Akibat Kedunguan Partai yang Tak Protes Presidential Threshold

“Batam, Bandung, Purwakarta, Sumedang, Jogja, dan kota-kota lain sudah. Minggu depan kota kota di Jatim menyusul,” terang Sudirman Said.

Pernyataan sikap dukungan buruh ke Anies, lanjut Sudirman Said, merupakan dampak kebijakan Anies terhadap pekerja saat menjabat Gubernur DKI. Semasa menjabat gubernur, Anies sudah membuat kebijakan yang dianggap berpihak pada pekerja.

“Ini bentuk gelombang dukungan pekerja terhadap pekerja yang sempat merasakan kebijakan Anies di Jakarta yang terbukti berpihak pada kesejahteraan pekerja. Saya kira Anies sudah punya keberanian untuk menempuh terobosan, juga punya kemampuan policy making atau pembuat kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial,” pungkas Sudirman Said.(SW)