“Alhamdulillah sesuai informasi (kondisi Kapten Philip) sehat,” kata Yudo kepada wartawan di Balai Samudra, Jakarta Selatan, Jumat (21/7).
Yudo mengatakan upaya pembebasan masih terus dilakukan melalui negosiasi. Dia juga menjelaskan alasan sengaja tak melakukan penyerangan dalam upaya pembebasan itu.
“Negosiasi kan selalu saya sampaikan kita tetap negosiasi, negosiasi. Kalau penyerangan yang rugi siapa, kan pasti masyarakat nanti ada yang terkena. Makanya tetap kita kedepankan negosiasi,” ungkap Yudo.
Yudo mengatakan tidak ada batas waktu dalam pembebasan pilot asal Selandia Baru itu. “Kan negosiasi nggak ada batasnya, kita tunggu sajalah hasilnya ya,” kata Yudo.
Sebagai informasi, Kapten Philip disandera sejak 7 Februari 2023 di Nduga, Papua Pegunungan, setelah pesawatnya dibakar KKB. Menjelang Hari Bhayangkara, 1 Juli lalu, beredar kabar dia akan ditembak.(SW)
Tinggalkan Balasan