kabarfaktual.com – Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, menyarankan Israel untuk menyerang fasilitas nuklir Iran sebagai tanggapan atas serangan rudal terbaru dari Iran. Menurut Trump, langkah tersebut merupakan respons yang tepat dan mendesak Israel untuk memprioritaskan sasaran nuklir Iran.

Pernyataan ini disampaikan Trump saat berkampanye di North Carolina pada Rabu (2/10/2024), di mana ia juga mengkritik pandangan Presiden AS, Joe Biden, yang menolak mendukung serangan langsung terhadap fasilitas nuklir Iran. “Bukan kah itu yang seharusnya Anda serang? Maksud saya, itu adalah risiko terbesar yang kita hadapi, senjata nuklir,” tegas Trump, seperti diberitakan oleh AFP, Jumat (4/10/2024).

Trump secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya dengan Biden yang sebelumnya menegaskan bahwa serangan terhadap situs nuklir Iran bukanlah solusi yang diinginkan. Biden menekankan perlunya tanggapan yang proporsional terhadap serangan rudal Iran ke Israel. Namun, Trump menyebut bahwa “Jika mereka akan menyerang, mereka harus memprioritaskan fasilitas nuklir dan memikirkan langkah selanjutnya kemudian.”

Ketegangan Antara Israel dan Iran Meningkat

Pernyataan Trump ini muncul setelah Iran meluncurkan hampir 200 rudal ke Israel pada Selasa (1/10/2024) sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, dan seorang komandan Garda Revolusi Iran. Serangan tersebut telah memicu eskalasi yang serius di kawasan, dengan Israel berjanji untuk menanggapi pada waktu yang dipilihnya.

Biden, di sisi lain, menegaskan bahwa Israel berhak menanggapi serangan tersebut namun menekankan pentingnya tanggapan yang proporsional. “Kami akan berdiskusi dengan Israel tentang apa yang akan mereka lakukan,” kata Biden, seraya menambahkan bahwa negara-negara anggota G7 setuju bahwa Israel harus merespons dengan bijaksana dan proporsional.

Pernyataan Donald dan Biden ini menunjukkan perbedaan yang tajam dalam pandangan kebijakan luar negeri mereka, khususnya terkait Iran dan ancaman nuklirnya.