running text
2 KKB Papua Tewas Kontak Tembak dengan TNI - Starlink Merambah Indonesia, Operator Seluler Lain Terancam - Pimpinan redaksi dan manajemen Kabarfaktual.com mengucapkan: Selamat Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ 2024. Baca berita di Kabarfaktual.com, informasi akurat dan terpercaya. Temukan berita-berita melalui akun sosial media Kabarfaktual.com.

Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Pertanian, Kementan Jaring Petani Muda Kabupaten Bone

Kegiatan sosialisasi program Youth Entrepreneurship and employment Support Service (YESS) PPIU di Gowa Sulawesi Selatan.(Sumber : Humas Polbangtan Gowa)

BONE – Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan produktifitas usaha tani, salah satu program kementan adalah mencetak banyak petani muda.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melalui program Youth Entrepreneurship and employment Support Service (YESS) PPIU terus berupaya dalam penumbuhan wirausahawan muda pertanian khususnya di Sulawesi Selatan.

Menggandeng Pemerintah Daerah, YESS PPIU Sulsel kembali menjaring para calon wirausahawan muda pertanian melalui sosialisasi program YESS yang dilaksanakan di Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, 6 Februari 2024.

Hal ini untuk mendukung upaya Kementerian Pertanian yang terus mengoptimalkan dan menderaskan program penumbuhan dan peningkatan generasi muda Indonesia yang berkualitas, di bidang pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa regenerasi petani salah satu fokus Kementan bagi keberlanjutan pembangunan pertanian.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, senada dengan hal tersebut. Ia berharap melalui program YESS akan terwujud regenerasi pertanian, meningkatnya kompetensi sumberdaya manusia dari perdesaan, meningkatnya jumlah wirausaha muda di bidang pertanian.

Baca Juga:   Teknologi Smart Farming Diperkenalkan Polbangtan Kementan di PENAS XVI 2023 Untuk Antisipasi Krisi Pangan Global

“Program YESS ini sangat mendukung dalam pengembangan sumberdaya manusia pertanian, dengan memberdayakan para pemuda tani untuk memanfaatkan sumberdaya alam pertanian di pedesaan, secara optimal, profesional, menguntungkan dan berkelanjutan tentunya mereka ini akan siap menghadapi era milenial,” ujar Dedi.

Terpisah, Direktur Polbangtan Gowa Detia Tri Yunandar menyampaikan kepada para kepala desa se-Kecamatan Amali bahwa Sulawesi Selatan menjadi salah satu dari empat provinsi di Indonesia yang menjadi pilot project program YESS. Tiga lainnya dilaksanakan di provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Program YESS merupakan program pengembangan kewirausahaan dan ketenagakerjaan generasi muda di sektor pertanian yang didanai oleh IFAD, dan akan menjadi model untuk pengembangan kewirausahaan dan ketenagakerjaan generasi muda di sektor pertanian di negara-negara anggota IFAD.

“Program YESS ini ditujukan bagi para pemuda, khususnya pada wilayah pedesaan untuk mengembangkan perekonomian melalui kewirausahaan dan menambah peluang kerja di desa,” jelas Detia.

Adapun tugas pokok dan fungsi Program YESS yakni menumbuhkan wirausaha muda pertanian, pendampingan, dan pelatihan yang ditujukan mengarah ke smart farming, literasi keuangan, dan manajemen agribisnis.

Baca Juga:   Pemkab Maros Apresiasi Program Penumbuhan Petani Milenial Kementan

Detia berharap para petani muda betul-betul bisa tumbuh dan berkembang secara komprehensif melalui dukungan dari Program YESS PPIU Sulawesi Selatan.

“Harapannya dari 14 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan amali bisa mendapatkan bantuan pendanaan minimal masing-masing 1 petani milenial setiap desa/kelurahan” tandas Detia