kabarfaktual.com – Siapa yang pertama kali Anda hubungi ketika AC kantor rusak? Teknisi lokal. Bukan importir dari Jerman. Logika yang sama berlaku di data center, tapi skalanya berbeda beberapa tingkat.

DCI Indonesia, salah satu colocation terbesar di Asia Tenggara, memilih Haganerack cold aisle containment untuk sistem pendinginan infrastruktur rack mereka. Dokumentasi proyek ini tersimpan di halaman foto resmi Haganerack, lengkap dengan dua foto instalasi terpisah di fasilitas DCI. Dan kalau Anda bertanya kenapa brand lokal bisa masuk ke sana, jawabannya ada di spesifikasi, bukan di brosur.

Apa Itu Haganerack Cold Aisle Containment dan Cara Kerjanya

Haganerack cold aisle containment adalah sistem panel fisik yang menutup lorong dingin di antara baris rack server. Udara dingin dari unit AC dikurung di dalam lorong.

Tidak ada campuran dengan udara panas dari belakang server. Sistem ini bekerja menggunakan tiga komponen utama: panel atap yang menutupi bagian atas lorong, panel samping yang menutup celah vertikal, dan pintu ujung lorong yang menutup kedua sisi.

Hasilnya adalah ruang tertutup bertekanan positif yang memaksa udara dingin masuk langsung ke intake server.

DCI Indonesia: Bukan Sembarang Tempat untuk Uji Coba Produk

DCI Indonesia bukan data center yang bisa dimasuki vendor mana saja. Mereka melayani klien korporat multinasional. Standar seleksi vendor mereka bukan formulir sederhana.

Fasilitas DCI terhubung ke ekosistem cloud hyperscaler global. Artinya sistem fisik yang masuk ke sana harus kompatibel dengan standar yang digunakan operator cloud kelas dunia, bukan hanya standar lokal.Ini ujian kompatibilitas yang berbeda dimensinya dari tender pemerintah biasa.

Ketika Haganerack cold aisle containment masuk ke lingkungan itu, artinya produk ini sudah melewati verifikasi teknis yang tidak ringan. Tidak ada fasilitas kelas DCI yang membiarkan vendor memasang sistem pendinginan tanpa proses evaluasi yang ketat.

Haganerack Cold Aisle Containment di Fasilitas DCI

Dari dokumentasi yang tersedia, Haganerack menyelesaikan dua pekerjaan berbeda di DCI Indonesia. Pertama, instalasi rack server. Kedua, instalasi data center containment. Dua lini produk.

Satu proyek. Satu vendor. Ini penting untuk dicatat. Ketika satu vendor mengerjakan rack sekaligus containment dalam proyek yang sama, integrasi fisiknya jauh lebih rapi. Tidak ada masalah toleransi dimensi antar merek. Tidak ada negosiasi ulang desain karena panel satu vendor tidak pas dengan rack vendor lain.

Pendekatan ekosistem tunggal ini yang membuat Haganerack relevan di level enterprise. Rack data center dan sistem containment yang datang dari satu sumber adalah konfigurasi yang diinginkan manajer fasilitas, bukan sekadar kenyamanan administratif.

Kenapa Suhu Inlet Server Adalah Angka yang Tidak Boleh Diabaikan

Ada satu fakta yang jarang muncul di diskusi data center Indonesia. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Energy and Buildings (Elsevier, 2014), mixing antara udara panas dan dingin di lorong terbuka tanpa containment bisa menaikkan suhu inlet server hingga 10 derajat Celcius di atas set point AC.

Sepuluh derajat. Bukan angka kecil. Suhu inlet yang terlalu tinggi memaksa server mengaktifkan kipas internal pada kecepatan penuh. Konsumsi daya naik. Umur komponen berkurang. Dan AC bekerja lebih keras untuk mengimbangi beban termal yang seharusnya tidak perlu ada.

Cold aisle containment memutus rantai masalah itu dari titik paling awal. Udara dingin sampai ke server dalam kondisi seperti yang direncanakan sistem pendingin, bukan setelah bercampur dengan udara panas yang bocor dari lorong sebelah. Kebayang kan bedanya?

Spesifikasi Sistem Containment yang Masuk ke Proyek DCI

Haganerack menyediakan tiga varian utama untuk sistem cold aisle containment. Masing-masing dirancang untuk kondisi layout yang berbeda.

Varian Fungsi Utama Kondisi Layout yang Cocok
Modular Cold Aisle Containment Panel fleksibel untuk konfigurasi campuran Data center dengan jumlah rack dan tinggi yang bervariasi
Single Row Panel Cold Aisle Isolasi satu baris rack Deployment single row atau server room skala lebih kecil
Cold Aisle End Door Containment Penutup ujung lorong dingin Melengkapi sistem panel yang sudah terpasang

Untuk fasilitas skala enterprise seperti DCI, sistem modular adalah pilihan yang paling masuk akal. Layout data center skala besar hampir tidak pernah simetris sempurna.

Ada rack dengan tinggi berbeda, ada gap antara baris, ada kolom bangunan yang memotong layout ideal.

Sistem modular mengakomodasi semua itu tanpa perlu fabrikasi custom yang mahal.

Portofolio Lain: Proyek Cold Aisle Containment Haganerack di Indonesia

DCI bukan satu-satunya nama dalam daftar proyek Haganerack. Dari dokumentasi yang tersedia, beberapa instalasi lain juga mencakup sistem containment:

  • ISC Tower Lt.1 dan Lt.4 menjadi proyek containment di fasilitas data center Tier IV, klasifikasi tertinggi dengan uptime target 99,995 persen. Di sana, Haganerack memasang cold aisle containment sekaligus close rack heavy duty 45U HR4512HD untuk mendukung kepadatan beban tinggi.
  • LPSK Cijantung adalah instalasi untuk lembaga negara di bawah Presiden RI yang mengelola data sensitif saksi dan korban.
  • Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI adalah proyek cold aisle containment untuk infrastruktur IT lembaga dengan volume transaksi data tertinggi di pemerintahan Indonesia.
  • Dan Indosat Jatiluhur menempatkan Haganerack di backbone telekomunikasi nasional.

Nah, dari daftar itu polanya cukup jelas. Ini bukan portofolio yang terbentuk dari satu segmen klien. Ini lintas vertikal: colocation komersial, institusi negara, dan operator telekomunikasi nasional.

Cold Aisle vs Hot Aisle Containment: Mana yang Lebih Relevan untuk Data Center Anda

Dua pendekatan containment ini sering dibandingkan, tapi jarang dijelaskan dengan konteks yang tepat.

  • Cold aisle containment menutup lorong dingin agar udara AC tidak bocor sebelum sampai ke server.
  • Hot aisle containment menutup lorong panas agar udara buangan server langsung diarahkan ke unit pendingin tanpa menyebar ke ruangan.
Kriteria Cold Aisle Containment Hot Aisle Containment
Posisi unit AC Di bawah raised floor atau dinding samping Di atas ceiling atau ducting khusus
Dampak pada suhu ruangan Suhu ruangan luar tetap tinggi Suhu ruangan luar lebih sejuk
Biaya instalasi relatif Lebih rendah Lebih tinggi karena butuh ducting
Cocok untuk Retrofit data center aktif Data center baru dengan desain terintegrasi

Untuk proyek retrofit di fasilitas yang sudah beroperasi seperti banyak proyek Haganerack, cold aisle containment adalah pilihan yang lebih praktis.

Instalasi bisa dilakukan bertahap tanpa menghentikan server. Tapi keduanya bisa dipasang bersamaan untuk efisiensi maksimal.

Langkah Instalasi Cold Aisle Containment Haganerack

Proses Instalasi di Lapangan

Instalasi cold aisle containment Haganerack mengikuti urutan yang tidak boleh dibalik. Kesalahan di langkah awal berdampak langsung pada efektivitas sistem.

  1. Survei dimensi lorong: Ukur lebar lorong, tinggi rack tertinggi dalam baris, dan jarak ke ceiling. Semua angka ini menentukan dimensi panel yang akan dipesan.
  2. Tentukan varian sistem: Pilih antara modular penuh, single row panel, atau kombinasi keduanya sesuai layout aktual di lapangan.
  3. Pasang ceiling track: Jalur atap dipasang pertama. Ini struktur penopang utama. Harus rata dan terhubung ke titik struktural yang cukup kuat menahan beban panel.
  4. Pasang panel samping: Panel dipasang dari atas ke bawah, menutup celah vertikal di sisi kiri dan kanan lorong dingin.
  5. Pasang end door di kedua ujung lorong: Pintu ujung menutup sirkulasi agar udara dingin tidak keluar dari lorong sebelum masuk ke intake server.
  6. Seal semua celah residual: Brush seal atau gasket dipasang di setiap celah yang masih terbuka, termasuk celah antara panel dan rack.
  7. Verifikasi suhu inlet: Ukur suhu di beberapa titik intake server setelah sistem aktif. Angka target adalah suhu yang mendekati set point AC, bukan di atasnya.

Untuk fasilitas dengan kepadatan rack sangat tinggi, sistem in-row cooling bisa diintegrasikan langsung dengan cold aisle containment sebagai lapisan pendinginan tambahan di dalam lorong. Dan memahami konteks dasar tentang apa itu pusat data membantu tim non-teknis memahami mengapa urutan instalasi ini tidak bisa dikompromikan.

FAQ: Haganerack Cold Aisle Containment

Apa itu Haganerack cold aisle containment?

Haganerack cold aisle containment adalah sistem panel fisik yang menutup lorong dingin di antara baris rack server, memisahkan udara dingin dari udara panas untuk menurunkan suhu inlet server dan meningkatkan efisiensi pendinginan secara keseluruhan.

Apakah Haganerack cold aisle containment sudah dipakai di data center enterprise?

Ya. DCI Indonesia, ISC Tower Tier IV, fasilitas DJP Kementerian Keuangan, LPSK, dan Indosat Jatiluhur adalah sebagian dari proyek yang sudah selesai dan terdokumentasi. Dokumentasi visualnya tersedia di halaman foto Haganerack.

Apakah sistem ini bisa dipasang tanpa mematikan server yang sedang berjalan?

Ya. Sistem modular Haganerack dirancang untuk instalasi bertahap. Pemasangan per baris rack memungkinkan server di baris lain tetap beroperasi selama proses berlangsung.

Apa perbedaan cold aisle containment dengan hot aisle containment?

Cold aisle containment mengisolasi lorong tempat udara dingin masuk ke server. Hot aisle containment mengisolasi lorong tempat udara panas keluar dari server. Pilihan antara keduanya bergantung pada posisi unit pendingin dan apakah proyek adalah instalasi baru atau retrofit fasilitas yang sudah aktif.

Berapa lama instalasi cold aisle containment Haganerack untuk satu baris rack?

Untuk satu baris rack standar dengan 10 hingga 15 unit rack, instalasi umumnya selesai dalam satu hari kerja. Proyek skala enterprise dengan banyak baris seperti di DCI Indonesia memerlukan waktu lebih panjang sesuai scope dan jumlah baris yang dikerjakan.