Namun dengan maraknya risiko resesi di sejumlah negara, di tambah dengan ketidakpastian ekonomi, Bank Dunia memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di angka rata-rata 4,9 persen selama jangka menengah (2023-2025).
Proyeksi Bank Dunia untuk ekonomi Indonesia juga berada di bawah 5 persen untuk tahun 2023 yaitu sebesar 4,8 persen. Hal itu diungkapkan dalam laporan terbaru Bank Dunia, “Indonesia Economic Prospects” edisi Desember 2022 yang diluncurkan pada Kamis, 15 Desember 2022.
“Sistem perlindungan sosial Indonesia dapat membantu rumah tangga mengelola risiko dan volatilitas yang meningkat akibat kondisi eksternal, tetapi perlu diperkuat untuk mengisi celah-celah cakupan dan inklusi yang masih ada,” kata Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen, dalam keterangan tertulis pada Kamis (15/12).
“Untungnya, Indonesia dapat mengembangkan program-program yang sudah ada, seperti dalam hal memitigasi dampak Covid-19 terhadap kemiskinan. Suatu sistem perlindungan yang sosial dirancang untuk siap menghadapi masa depan dan dapat memberikan manfaat yang memadai harus bisa diakses oleh semua orang Indonesia, tanpa memandang di mana dan bagaimana mereka mencari nafkah,” sambungnnya.
2 Komentar