Yogyakarta – Daerah Istimewa Yogyakarta telah menerapkan inovasi bagi becak kayuhnya. Mereka kini juga ditenagai listrik dan tidak lagi menimbulkan asap yang mengganggu.
Mengutip siaran resmi Pemprov DIY, Minggu (7/4/2024), eksistensi becak kayuh sebagai kendaraan tradisional di DIY saat ini semakin tergerus oleh keberadaan becak motor. Oleh karena itu, dilakukan inovasi melalui teknologi alternatif listrik diterapkan.
Acara serah terima becak listrik telah dilakukan dua hari lalu oleh Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono di Pendapa Wiyata Praja, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Jadi, becak kayuh dengan penguat tenaga alternatif ini juga menjadi komitmen Pemda DIY terhadap pembangunan berkelanjutan dan dukungan terhadap program no emission zone.
Program no emission zone yang dicanangkan adalah upaya serius dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan dari polusi udara.
“Becak Kayuh dengan penguat tenaga alternatif ini menjadi simbol transportasi DIY yang lebih ramah lingkungan, baik fisik maupun sosial, sekaligus mempertegas karakter DIY yang telah lama melekat dalam jati diri kita,” ujar dia.
Tinggalkan Balasan