“Pelaku ini memiliki catatan gangguan kejiwaan dan pernah beberapa kali berobat. Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota untuk laporan observasi ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas RSKD Dadi Makassar, Sukirman, menerangkan bahwa pelaku menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan, seperti kegelisahan dan perubahan perilaku yang drastis. “Kadang murung, tapi tiba-tiba tersenyum,” ujar Sukirman.

Meskipun tim dokter menduga bahwa pelaku mungkin menderita gangguan jiwa, Sukirman menegaskan bahwa keputusan final terkait kondisi mental pelaku akan keluar dalam 2-3 minggu ke depan setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Korban, sang ibu, saat ini masih dalam kondisi kritis dan tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Kejadian ini mengguncang warga setempat dan menambah daftar kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dipicu oleh gangguan mental.