Bupati Cianjur Herman Suherman juga mengomentari aksi pencopotan itu. Kata dia hal seperti ini seharusnya tidak dilakukan karena kemungkinan pihak pemberi bantuan tidak punya maksud tertentu selain kemanusiaan.

“Pencopotan itu salah, tapi menonjolkan label juga tidak benar. Kita sama-sama saling mengerti, membantu secara tulus tanpa label di bantuannya. Saya harap ini tidak terulang, dan kita fokus pada penanganan kebencanaan hingga pemulihan nantinya,” pungkasnya.

Sementara itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menemukan delapan korban hilang gempa Cianjur pada hari Sabtu (26/11). Berdasarkan kemajuan ini sekarang tersisa 14 korban hilang yang masih dalam proses pencarian.

“Adapun hasil pencarian hari ini dapat kami sampaikan delapan jiwa per 17.00 sore tadi. Sedangkan untuk korban hilang atau masih dalam status pencarian 14 jiwa,” kata Deputi 3 Tanggap Darurat BNPB Mayjen Fajar Setyawan saat konferensi pers yang disiarkan di Youtube, Sabtu (26/11).(SW)