kabarfaktual.com – Presiden Joko Widodo mengkritik rumitnya proses birokrasi perizinan untuk berbagai acara, mulai dari konser musik hingga gelaran olahraga di Indonesia. Dalam acara peluncuran digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (24/6), Jokowi menyatakan sulit membayangkan betapa susahnya menjadi penyelenggara acara di Indonesia.
Jokowi mencontohkan gelaran Moto GP Mandalika beberapa waktu lalu, di mana penyelenggara harus mengurus 13 surat izin hingga surat rekomendasi.
“Begitu saya tanya bagaimana dengan perizinan, lemas saya. Ternyata ada 13 izin yang harus diurus. Kalau saya jadi penyelenggara event itu lemas dulu sebelum bertanding event. Mungkin masih ada tambahan lagi izinnya,” ujar Jokowi. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan sejumlah menteri seperti Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Menpora Dito Ariotedjo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, hingga Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
3 Komentar