Selain APBN surplus, menurut Jokowi, inflasi juga berhasil dikendalikan di kisaran 4,9%. Angka ini jauh di bawah rata-rata inflasi ASEAN yang berada di sekitar 7%. Jauh di bawah inflasi negara- negara maju yang berada di sekitar 9%.
Selain itu, ekonomi berhasil tumbuh positif pada kuartal II tahun 2022 di angka 5,43%. Neraca perdagangan juga surplus selama 27 bulan berturut-turut, dan di semester I tahun 2022 ini surplusnya sekitar Rp 364 triliun.
Jokowi bilang, capaian tersebut patut disyukuri sebab, fundamental ekonomi Indonesia tetap sangat baik di tengah perekonomian dunia yang sedang bergolak.
“Di satu sisi, kita memang harus tetap waspada dan harus tetap hati- hati. Namun di sisi lain, agenda-agenda besar bangsa harus kita lanjutkan untuk meraih Indonesia Maju,” ungkap Jokowi.
Jokowi menyebut tantangan yang saat ini dihadapi sangat berat. Semua negara di seluruh dunia saat ini tengah menghadapi ujian yang tidak mudah.
“Semua negara di seluruh dunia, sedang menghadapi ujian,” kata Jokowi di gedung parlemen, Selasa (16/8/2022).
2 Komentar