Survei ini dilakukan setelah debat ketiga pilpres dan hasilnya dirilis pada Sabtu (20/1) yang lalu. Sebanyak 1.200 responden dari seluruh provinsi Indonesia dilibatkan dalam survei ini, dengan menggunakan metode wawancara tatap muka. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling, dengan tingkat toleransi kesalahan sekitar 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menggunakan simulasi surat suara dalam survei ini. Hasilnya menunjukkan bahwa pasangan Prabowo-Gibran berada pada posisi pertama dengan dukungan sebesar 48,55%. Sementara itu, pasangan Anies-Cak Imin mendapatkan dukungan sebesar 24,17%, dan pasangan Ganjar-Mahfud memperoleh dukungan sebesar 21,60%.
- Charta Politika
Survei dilakukan dalam rentang waktu 4 hingga 11 Januari 2024, dengan melibatkan 1.220 responden. Metode survei yang digunakan adalah wawancara tatap muka, dengan populasi survei terdiri dari warga negara yang memiliki hak pilih, yakni mereka yang berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah. Pemilihan sampel dilakukan melalui metode multistage random sampling. Margin of error survei ditetapkan sebesar ±2,82%, dengan quality control mencapai 20% dari total sampel, menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap validitas survei.
Tinggalkan Balasan