Terancam Tidak Mengikuti UAS Mahasiswa KIP UIC, Kampus Tidak Menghiraukan Penjelasan LLDIKTI

Jakarta_ Sejak tahun 2020 Universitas Ibnu Chaldun (UIC) kedatangan Mahasiswa dari Luar Daerah dengan menggantungkan nasibnya melalui Beasiswa Aspirasi Anggota DPR RI, dan sampai saat ini tercatat Ratusan Mahasiswa yang tergabung dari beberapa Provinsi di indonesia.

Sementara itu mahasiswa tidak hanya risau akan kebutuhan hidupnya selama di Jakarta akan tetapi setiap akan melakukan registrasi ulang di setiap semester dan ujian harus memutar otak karna di setiap mahasiswa dalam aplikasi perkembangan Studi masih terdapat tagihan, bahkan bukan hanya tagihan registrasi tiap semester, UTS, UAS bahkan ada juga yang pembayaran SPP tambahan.

Arnol ibnu selaku kordinator KIP mejelaskan, Selasa (24/01/2023) bahwa dari Perwakilan LLDIKTI pernah Ke Kampus UIC dalam rangka Kuliah Umum sudah perna mengungkapkan jika Penerima Beasiswa KIP sudah gak ada tagihan sepeserpun sampai selesai tapi pihak kampus tidak menghiraukan dari penjelasan tersebut dan bahkan beberapa mahasiswa KiP masi mendaptakan tagihan.

Dari beberapa Mahasiswa menunjukan Aplikasi Tagihannya di setiap semester yang nota bene penerima beasiswa KIP Aspirasi kepada Anggota DPR RI Untuk ditindaklajuti agar persoalan ini tidak terjadi lagi.

Baca Juga:   Fakta Menarik tentang Negara dalam Negara: Kota Vatikan

Persoalan ini akan kami bawa ke Intansi terkait sebagai bentuk Protes yang dilakukan oleh YPPUIC sebagai penyelenggara Pendidikan di Universitas Ibnu Chaldun (UIC)agar segera ditindak lanjut. Tegas arnol

LLDIKTI harus lebih tegas lagi dalam mengawal KIP di berbagai kampus apa lagi ini adalah program pememrintah pusat dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia melalui sektor pendidikan

Kami akan mengawal persoalan ini ke intansi-intansi terkait agar segera ditindak lanjuti ataupun diberikan sangsi agar tidak terulang lagi. Tutup arnol