Cak Imin Yakin Bisa Menang di Jawa Timur, “Itu Rumah Saya”

SURABAYA – Cawapres nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin safari politik di Jawa Timur. Ia mengaku optimis dapat memenangkan suara di Jatim termasuk memenangkan suara warga Nahdlatul Ulama (NU) di Jatim.

Adapun Cak Imin safari ke 3 daerah di Jawa Timur antara lain, Jombang, Mojokerto dan Kota Surabaya. Ketua Umum PKB tersebut mengeklaim warga NU dan warga secara umum Jawa Timur merupakan basis pemilihnya.

Selain itu, Cak Imin juga bertempat tinggal di Jombang, Jawa Timur. Sehingga ia yakin, warga Jawa Timur akan memilihnya di Pemilu 2024 nanti.

“Ya di Jawa Timur kan rumah saya, warga Jawa Timur pasti menganggap saya keluarganya, sehingga kebanggaan Jawa Timur termasuk kebanggaan warga NU Jawa Timur adalah saya kira pasti ke saya,” kata Cak Imin kepada wartawan di Surabaya, Minggu (7/1/2024).

Cak Imin juga mebeberkan hambatan-hambatan yang ia rasakan saat safari politik di berbagai daerah. Ia mengatakan safari politik jelang Pemilu menjadi bagian dari agenda nasional para Pasangan Calon (paslon), bukan agenda partai. Sehingga harus didukung oleh pemerintah pusat.

Baca Juga:   Candaan Yahyah Staquf, Cak Imin Tak Jadi Cawapres, Ini Respon Anies

“Pemilu itu sama persis menjadi sebagian agenda nasional 5 tahunan yang itu harus didukung oleh semua pihak. Sehingga siapapun calon harus difasilitasi atau didukung atau tidak diganggu supaya pemilu sukses. Kalo yang engga melakukan itu ya berarti mengganggu pemilu,” imbuhnya.

Dalam safari politik ke Jawa Timur (6/1), Cak Imin melakukan ziarah ke makam Sunan Ampel, di Jalan Apel Blumbang, Semanpir, Surabaya bersama istrinya Rustini Murtadho.

Beranjak dari sana, Cak Imin melakukan makan malam bersama warga Surabaya di Sego Sambal Yeye, sebuah warung makan milik UMKM. Ia turut serta mengantre, menunggu giliran pesanannya bersama warga.

Ia pun mengatakan, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu program AMIN. Lalu ia menyebut, ada dua hal yang dia prioritaskan dalam programnya tersebut.

“Satu, UMKM harus naik kelas. Harus ada satu koordinasi, semua anggaran ditingkatkan untuk mendongrak UMKM maksimal.

“Konsentrasi kedua, kaum muda. Kaum muda yang berbisnis akan menjadi UMKM atau menjadi kelas pengusaha baru,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, jika kedua prioritas tersebut dilakukan, maka Indonesia akan menjadi negara maju yang sebagian penduduknya menjadi pengusaha.

Baca Juga:   Suara Anies Naik di Jatim, Pengaruh Cak Imin Mulai Tampak

“Karena kalo ini berhasil, kita bisa menjadi negara maju yang 3 persen penduduknya adalah pengusaha,” pungkasnya.(SW)